Bupati Akui Sumbawa Tergolong Kabupaten Tertinggal

oleh -27 views
Kenangan: Sholat Idul Fitri 1440 H/2019 Masehi di Taman Pahlawan Sumbawa.

Pidato pada Pelaksanaan Sholat Ied

SUMBAWA BESAR, SR (06/07/2016)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengakui bahwa sampai saat ini Kabupaten Sumbawa masih tergolong dalam kabupaten tertinggal. Angka kemiskinan masih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata angka kemiskinan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi indikator kualitas sumberdaya manusia juga masih jauh di bawah rata-rata nasional. Ini berarti bahwa derajat pendidikan dan derajat kesehatan masih rendah. Demikian dengan pendapatan per kapita masyarakat juga masih rendah. Selain itu ungkap Bupati, daerah ini masih menghadapi kendala dalam pembangunan infrastruktur. Masih banyak daerah yang terisolir, belum terlayani air bersih, listrik dan infrastruktur telekomunikasi. Pelayanan birokrasi juga masih belum sesuai harapan, karena berbagai keluhan masyarakat masih kerap terdengar. “Pada hari ini saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa karena selama empat bulan lebih memimpin daerah ini, kami berdua bersama Drs H Mahmud Abdullah belum mampu memberikan sumbangan yang signifikan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang masih dihadapi daerah ini,” ucap Bupati saat berpidato di hadapan ribuan umat muslim Sumbawa pada pelaksanaan Sholat Ied di Lapangan Pahlawan, Rabu (6/7) pagi tadi.

Secara khusus Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang tinggal di Kecamatan Batu Lanteh, Kecamatan Ropang, Kecamatan Orong Telu, Desa Mata dan Tolo Oi di Kecamatan Tarano, serta warga SP 1,2,3 dan 4 di Kecamatan Plampang karena belum bisa menghadirkan akses transportasi dan komunikasi yang memadai. Juga kepada warga yang tinggal di Labuhan Terata dan Ngali yang aksesnya terputus karena jembatan penghubung di Desa Labuhan Kuris mengalami kerusakan parah. Demikian kesemrawutan di Pasar Seketeng yang belum tertuntaskan hingga saat ini. “Sekali lagi kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa yang merasa belum tersentuh oleh kehadiran pemerintah dalam menjawab permasalahan yang dihadapinya,” ujar Bupati.

Baca Juga  Kartu Tani untuk Pengambilan Pupuk Mulai Didistribusikan

Sholat Ied Sumbawa 1Sholat Ied Sumbawa 3Sholat Ied SumbawaDengan semangat idul fitri, Bupati optimis bahwa seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa dan jajaran pemerintah daerah akan bahu-membahu bekerjasama untuk menuntaskan permasalahan dan tantangan yang  dihadapi secara gradual dan terukur. “Alhamdulillah, selaku Bupati dan Wakil Bupati yang baru terpilih, kami sudah menyelesaikan kewajiban konstitusional kami yakni menyusun Rencana Pembangunan Jangka  Menengah (RPJM 2016-2021) yang telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa. RPJM ini memuat visi, misi, tiga agenda pembangunan, 13 prioritas pembangunan daerah, 144 tujuan, 151 strategi dan arah kebijakan, 238 program pembangunan daerah yang mencakup 400 indikator pembangunan daerah. “Saya percaya, jika RPJM ini dilaksanakan secara konsisten, maka permasalahan yang kita hadapi akan dapat diselesaikan,” cetusnya.

Di bagian lain Bupati mengajak jajarannya dan masyarakat Sumbawa untuk menyatukan niat tulus ikhlas dalam sanubari, hilangkan rasa benci, dengki, iri hati, dendam, sombong dan rasa bangga dengan apa yang dimiliki hari ini agar diganti dengan rasa kasih sayang dan rasa persaudaraan. “Kita buka lembaran baru yang masih putih, dan kita tutup halaman yang lama yang mungkin banyak terdapat kotoran dan noda. Semoga Allah SWT, selalu memberikan pertolongan kepada kita untuk mewujudkan Sumbawa yang berdaya saing, mandiri dan berkepribadian berlandaskan semangat gotong-royong. Dan Semoga Allah meridhoi langkah kita menuju Sumbawa hebat dan bermartabat,” demikian Bupati. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD