Kapolres AKBP Muhammad Ditunjuk Jadi Khatib Sholat Ied

oleh -46 views

SUMBAWA BESAR, SR (04/07/2016)

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad S.IK bukan hanya dikenal sebagai Kapolres Sumbawa. Pria kelahiran 4 Juli 1975 ini juga dikenal sebagai seorang da’i yang kerap menyampaikan ceramah agama di masjid-masjid. Semua masjid besar di Kota Sumbawa hingga beberapa di antaranya di pelosok kecamatan sudah disambangi untuk menyuguhkan siraman rohani bagi para jamaah. Mengenakan seragam polisi dengan gaya bicara yang khas, membuat masyarakat tertarik. Bahkan belakangan ini perwira dengan dua melati di pundak tersebut kewalahan memenuhi banyaknya permintaan masyarakat baik sebagai da’i Kamtibmas maupun khatib Sholat Jumat. Menjadi khatib atau da’i merupakan salah satu cara Kapolres untuk dekat dengan masyarakat. Melalui khutbah dan ceramah agamanya, mantan Kasat PJR Polda NTB ini dapat dengan mudah menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Cara itu sangat efektif karena kesadaran masyarakat berangkat dari hatinya. Ketika hatinya disentuh dengan siraman rohani yang sejuk, maka akan tergugah.Kapolres Sumbawa Muhammad SIK

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK, tanpa henti berdakwah dari masjid ke masjid
Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK, tanpa henti berdakwah dari masjid ke masjid

Kapolres Sumbawa Ustadz 1

Kiprah inilah yang menjadi penilaian Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sumbawa yang kemudian sepakat memilih AKBP Muhammad SIK untuk menjadi penceramah utama pada Hari Raya Idul Fitri 1437 H tingkat Kabupaten, 6 Juli 2016 nanti. Kepercayaan yang diberikan ini bukan serta merta melainkan melalui penilaian yang matang. Dan mungkin ini adalah satu-satunya Kapolres di Indonesia yang dipercaya menyampaikan khutbah di Hari Besar Umat Islam. “Sejak menjadi Kapolres di Sumbawa beliau sangat konsisten berceramah dari masjid ke masjid. Ilmu agamanya cukup mumpuni sehingga sangat layak untuk kami jadikan khatib Sholat Idul Fitri nanti,” kata Wakil Ketua PHBI, Dr H Muhammad Ikhsan M.Pd, Senin (4/7).

Baca Juga  Brimob Polda NTB Santuni Anak Yatim di Yayasan Baitul Iman

Doktor Ikhsan yang juga Asisten I Sekda Sumbawa ini berharap dengan penunjukkan tersebut akan berdampak pada terciptanya Kamtibmas, di samping pembinaan kepolisian secara umum. Selain itu menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian karena pendekatan keamanan melalui sentuhan agama dinilai sangat efektif. “Cukup mengejutkan saat saya diminta menjadi khatib Idul Fitri nanti,” kata Kapolres AKBP Muhammad yang ditemui kemarin.

Usai menjadi khatib sholat Jumat di Masjid Agung Nurul Huda
Usai menjadi khatib sholat Jumat di Masjid Agung Nurul Huda

Kepada SAMAWAREA, Kapolres mengaku sedikit tak percaya karena masih banyak orang yang mungkin jauh lebih mampu dan bagus dari dirinya. Apalagi harus berceramah di hadapan ribuan orang. Tentunya ini akan menjadi pengalaman pertama sepanjang hidupnya. Dengan merendah Kapolres mengaku masih dalam tahap belajar, namun tetap bertekad bahwa keterbatasan tidak menjadi hambatan dalam menyampaikan syiar Islam. Sebagai bocoran, Khutbah Idul Fitri yang disampaikannya berjudul “Lima Bekal Ramadhan Dalam Membangun Tana dan Tau Samawa yang Hebat dan Bermartabat”. Kelima bekal itu adalah mental kesabaran dan berhemat, semangat kerja keras dan disiplin, optimisme dan tawakkal, semangat kebersamaan dan berbagi, serta taqwa dan spiritualitas. Secara terperinci, ungkap Kapolres, satu per satu dari bekal Ramadhan ini akan diulas saat pelaksanaan Sholat Ied yang diimami Syeikh Yusuf Al Jabiry. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.