Tiga Pembuat Petasan Diinapkan di Kantor Polisi

oleh -54 views

SUMBAWA BESAR, SR (01/07/2016)

Sepertinya pembuat petasan hasil razia di Dusun Karang Padak dan Kali Baru, Desa Labuan Sumbawa Kecamatan Badas, benar-benar menginap di kantor polisi. Ketiganya langsung diamankan dan tidak diizinkan pulang usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa, Jumat (1/7) pagi. “Baru tiga yang kami amankan, nanti akan ada lagi,” kata Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK.

Tindakan tegas ini diambil ungkap Kapolres, karena sebelumnya pihaknya telah mengeluarkan maklumat yang salah satu isinya mengingatkan bahwa yang membuat, menyimpan dan mengedarkan serta menyalakan petasan merupakan perbuatan tindak pidana. Pelakunya dapat dijerat UU Darurat No. 12 Tahun 1961 dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara. “Petasan atau mercon termasuk bahan peledak yang menimbulkan kerugian moril maupun materil berupa gangguan psikologis, harta maupun jiwa.

BB Petasan yang disita
BB Petasan yang disita

Bagi masyarakat yang belum tertangkap dan masih menyimpan bahan peledak tersebut, agar segera menyerahkannya secara sukarela. Sebab pihaknya akan terus melakukan razia. Dan yang pasti mereka sudah teridentifikasi. “Kami sudah kantongi identitas mereka, tinggal kami menunggu mau diserahkan atau tidak. Jika tidak kami akan kembali menggelar razia dari rumah ke rumah. Jadi jangan menyesal ketika mereka berlebaran di sel tahanan,” ujar Kapolres.

Seperti diberitakan, jajaran Polres Sumbawa belum lama ini berhasil menyita puluhan petasan berbagai ukuran termasuk berukuran raksasa. Dengan mengerahkan puluhan anggota Dalmas diback-up satu pelton Brimob, beberapa rumah digeledah. Dalam operasi ini empat orang terjaring sebagai pembuat petasan. Rencananya petasan ini disiapkan untuk merayakan pesta Idul Fitri mendatang. (JEN/SR)Kapolres Lebaran

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Meski Over Kapasitas, Warga Binaan Bebas Covid, Ini Strategi Lapas Sumbawa

No More Posts Available.

No more pages to load.