Aspirasi Warga Raberas, dari Sampah Hingga Pemekaran Kelurahan

oleh -42 views

Reses Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Kamaluddin ST M.Si

SUMBAWA BESAR, SR (29/06/2016)

Masyarakat Lingkungan Raberas, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa menyambut hangat kehadiran Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Kamaluddin ST M.Si dalam kegiatan reses di daerah pemilihannya, Selasa (28/6) malam. Beragam aspirasi masyarakat yang disampaikan di Balai Raberas terserap untuk diakomodir dan diperjuangkan berharap dapat direalisasikan.

Seperti yang disampaikan Jufri. Ia meminta agar dapat mengatasi persoalan sampah di wilayahnya. Sebab selama ini Raberas menjadi lumbung sampah dari berbagai wilayah mulai dari Kota Sumbawa, Lopok, Langam dan daerah sekitar lainnya. Selain itu truk yang hilir mudik menyebabkan sampah kering yang diangkut beterbangan di lingkungan warga. Kondisi ini sangat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat setempat. Kemudian A Latif, meminta pemasangan paving block di SDN Raberas yang pernah berprestasi di tingkat nasional. Syarafuddin Arrahman meminta menara dan perpustakaan masjid. “Saya juga minta perbaikan jalan usaha tani (JUT) karena sudah rusak berat,” timpal Abdul Kadir.

Ada juga yang meminta dibangun Taman Kanak-kanak (TK) karena sampai sekarang Raberas belum memilikinya. Sementara Jack Zakariah, mendesak DPRD untuk melakukan pemekaran Kelurahan Seketeng dan menjadi Raberas sebagai daerah baru.

Reses Ketua Kamal 1Menanggapi aspirasi itu, Kamaluddin ST M.Si—Wakil Rakyat dari PPP ini mengatakan bahwa JUT merupakan urusan Pemda dan akan dikomunikasikan mengingat sarana jalan tersebut menjadi kebutuhan masyarakat. “Ini bisa diwujudkan dari program khusus Dinas Pertanian, bisa juga dari aspirasi dewan,” kata Kamal—sapaan karibnya.

Baca Juga  KPU Sumbawa Resmi Tutup Pendaftaran PPK Pilkada 2020

Untuk pembangunan menara masjid, Kamal mengaku terkendala aturan baru yang tidak memperkenankan pengalokasian dana aspirasi untuk masjid dalam wilayah kelurahan, kecuali di desa karena mengacu pada UU Desa. Untuk perpustakaan masjid, Kamal sangat mendukungnya dan siap mengkomunikasikannya dengan Arpusda, Diknas dan pihak lainnya. Demikian dengan pemasangan paving block SDN Raberas akan diusahakan. Selanjutnya persoalan sampah akan disampaikan ke BPMLH. Apalagi belum lama ini telah ditetapkannya Perda tentang Sampah sehingga pengelolaannya akan terlaksana dengan baik. Mengenai keberadaan TK di Raberas, Kamal meminta masyarakat membuat akte berupa yayasan, baru nanti akan dipikirkan bangunannya. Untuk Cekdam yang diperuntukkan bagi usaha peternakan, Ia berjanji akan mengusahakannya. Demikian dengan pemekaran kelurahan juga akan dibicarakan secara komprehensif dengan sejumlah leading sector terkait.

Untuk diketahui, ungkap Kamal, total APBD Sumbawa Tahun 2016 mencapai Rp 1,5 Triliun yang dialokasikan untuk belanja langsung dan tidak langsung. Anggaran inilah yang nantinya akan mengakomodir dan mewujudkan keinginan masyarakat tentunya dengan menggunakan skala prioritas. “Aspirasi tidak hanya tentang fisik tapi juga menyangkut pelayanan pemerintah termasuk di kecamatan,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD