Amin Minta Kader Nasdem Tetap Kritis

oleh -3 views
Wagub NTB, H. Muh. Amin SH., M.Si

Asal Konstruktif dan Solutif

SUMBAWA BESAR, SR (24/06/2016)

Banyak yang menilai Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Sumbawa sebagai partai oposisi pada pemerintahan HM Husni Djibril B.Sc—Drs H Mahmud Abdullah (Husni—Mo). Indikasi tersebut ditandai sikap kritis partai besutan Surya Paloh itu terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dianggap tidak pro rakyat. Salah satunya saat Bupati Sumbawa menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2016—2021. Partai ini sangat rigit mengkritisi satu per satu misi Husni—Mo yang tertuang dalam RPJMD tersebut. Sikap ini mungkin cukup beralasan, mengingat H Asaat Abdullah ST dan Chandra Wijaya Rayes ST—dua pimpinan Nasdem Sumbawa, merupakan lawan politik ketika Pilkada Sumbawa yang lalu. Sikap tersebut tentu menuai pro dan kontra. Bagi yang kontra menganggap sikap kritis itu sebagai upaya balas dendam dan mencari-cari kesalahan. Namun tidak sedikit yang pro, karena di era demokrasi ini sikap parpol seperti Nasdem sangat dibutuhkan dalam mengontrol jalannya roda pemerintahan, selain aspirasi masyarakat kencang tersalurkan, juga secara tidak langsung membantu Husni—Mo dalam memperbaiki kinerja sekaligus pemecut semangat untuk berbuat lebih baik lagi. Tapi ada yang meragukan bahwa sikap kritis Nasdem Sumbawa itu tidak bertahan lama. Hal ini mengingat Ketua DPW Nasdem NTB telah dijabat H Muhammad Amin SH M.Si—Wakil Gubernur NTB yang juga sahabat Bupati Sumbawa Husni Djibril. Kedekatan dua figur tersebut ibarat jari telunjuk dan jari tengah, yang tidak mungkin tega untuk saling menjatuhkan bahkan lebih cenderung memberikan dukungan penuh.

Baca Juga  Masjid Jami’ Praya Segera Dibangun

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Ketua DPW Nasdem NTB, H Muhammad Amin SH M.Si, mengatakan bahwa dalam pidato pertamanya saat ditunjuk pertamakali memimpin Nasdem NTB agar kadernya terutama yang duduk di jajaran legislative untuk bermitra dengan pemerintah, membangun konstruksi berpikir yang positif bagi pemerintahan dan pembangunan daerah. Untuk menjalin kemitraan ini banyak cara yang dilakukan termasuk menjadi mitra yang kritis. Sikap kritis Nasdem Sumbawa misalnya, dinilainya sangat wajar. Untuk membangun daerah tidak semua kebijakan pemerintah harus diamini ketika dirasakan ada ketidakadilan dan rakyat terpinggirkan. Apalagi Ketua Nasdem Sumbawa, H Asaat Abdullah ST pernah menjadi calon bupati bahkan cukup lama di birokrasi yang pastinya banyak mengetahui karena juga memiliki visi-misi. Melalui misi-misinya itu dituangkan dalam sikap kritis sebagai bentuk sumbangan pemikiran kepada kepemimpinan Husni-Mo. Ketika visi-misinya bermanfaat bagi daerah dan mendukung program Husni-Mo, tidak ada alasan untuk tidak diakomodir. “Hari ini kita bisa beda besok kita bisa satu, hari ini kita bersama mungkin besok kita bisa beda. Jangan dikira Haji Saat yang pada Pilkada kemarin menjadi lawan politik akan berpisah selamanya dari Pak Husni selaku bupati terpilih. Bisa saja yang mendukung kemarin hari ini berbeda jalan dengan Husni–Mo, dan Haji Saat yang berbeda kemarin bisa saja hari ini dan akan datang mendukung Husni-Mo. Karena keduanya adalah teman baik sejak lama yang semua permasalahan bisa dikomunikasikan setiap saat tidak harus dalam kerangka yang terlalu serius dan formal,” ujar mantan politisi Golkar ini.

Baca Juga  Kian Marak, Pemda KSB Diminta Tertibkan Penjual Miras

Demikian dengan Husni—Mo. Dalam kerangka pemerintahan sebagai kepala daerah, harus merangkul semua pihak termasuk H Asaat dan pendukungnya. Ini harus dilakukan karena mereka memiliki potensi baik pendukung maupun visi misi. Kepala daerah tidak musti emosi menanggapinya. Tidak boleh lagi ada tim sukses, semua menjadi rakyat dan Husni—Mo adalah pemimpin untuk semua golongan dan bukan pemimpin untuk pendukungnya. Sikap pemimpin yang hanya untuk golongannya membuat jalannya pemerintahan tidak kondusif. Tapi Haji Amin meyakini Husni—Mo telah memiliki pengalaman sebagai seorang pemimpin sehingga mampu berbuat dalam mewujudkan harapan bersama. “Ini dinamika. Saya melihat star awal yang dilakukan Haji Saat dan kawan-kawan di sini sudah cukup bagus. Saya pun berpesan kepada semua kader Nasdem tetaplah kritis tapi konstruktif dan solutif,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD