Ngaku Difitnah, Wabup KSB Bantah Terlibat Kasus UP

oleh -9 views
Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST

SUMBAWA BESAR, SR (23/06/2016)

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST membantah dengan tegas terlibat dalam kasus dugaan penyelewenangan dana Uang Persediaan (UP) di Dikbudpora KSB. Bantahan ini disampaikan saat dihubungi SAMAWAREA usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa, Kamis (23/6) siang tadi.

Fud—sapaan pejabat ramah ini menyatakan, tidak pernah terlibat dan dia hanya dituduh menerima dana UP saat masih menjabat sebagai pimpinan DPRD KSB. “Katanya uang yang diambil oknum bendahara itu untuk saya. Tuduhan itu sangat tidak benar,” tegasnya. Jumlah dana yang dituduhkan diberikan kepadanya sebesar Rp 500 juta oleh oknum bendahara melalui almarhum Ahmad Alfan. “Saya memang kenal almarhum, tapi saya tidak pernah berhubungan dengan almarhum,” ujar Fud.

Apalagi pemberian uang itu dikait-kaitkan dengan pencalonannya pada Pilkada KSB. Sementara penggelapan yang dilakukan oknum bendahara tersebut terjadi Bulan Februari—Maret 2015 yang kala itu dia tidak mengetahui dirinya menjadi calon wakil bupati. “Saya menjadi calon Wakil Bupati pada September. Dan rentang waktunya cukup jauh dari terjadinya kasus penggelapan itu,” ujarnya.

Meski demikian, selaku warga negara yang baik dan berkedudukan sama di mata hukum, Fud menyatakan tetap membantu jalannya proses hukum dengan proaktif memenuhi panggilan kejaksaan dan memberikan keterangan sesuai dengan apa yang dia ketahui. Terhadap tuduhan yang berbau fitnah ini, Fud masih mempertimbangkan langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan saksi maupun orang-orang menjustifikasinya. Namun langkah tersebut sepertinya masih harus dipikirkan ulang karena yang dilaporkan itu adalah rakyatnya sendiri. “Persoalannya apakah pemimpin harus menuntut rakyatnya, sementara menjadi pemimpin adalah untuk memperbaiki rakyatnya. Dan menjadi pemimpin kita harus berpikir dan bersikap arif,” demikian Wabup. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Beraksi di Jalan, Perampok Hajar Suami Istri

No More Posts Available.

No more pages to load.