Peringati Nuzulul Qur’an, Wabup Minta Amalkan Qur’an

oleh -16 views
Wakil Bupati, Drs H Mahmud Abdullah saat peringatan Tahun Baru Hijriyah di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (22/06/2016)

“Kita Satukan Hati dan Langkah Menuju Sumbawa Hebat dan Bermartabat”. Itulah tema Peringatan Nuzulul Qur’an 1437 H yang digelar di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar, Rabu (22/6) malam ini. Ratusan jamaah menghadiri kegiatan malam turunnya Kitab Suci Al Qur’an yang bertepatan dengan malam ke 18 Ramadhan. Di antara para jamaah tersebut, sejumlah pejabat daerah seperti Wakil Bupati, Sekda, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten dan para kepala SKPD.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah mengatakan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menuntun manusia dengan menggariskan kaidah-kaidah moral dan nilai-nilai kehidupan secara lahiriah, tetapi juga bathiniah. Sebab manusia bukan hanya harus mempertanggungjawabkan hidup dan tindakan pada dirinya sendiri dan masyarakat, melainkan juga kepada Allah SWT. Al-Qur’an sebagai tuntunan hidup yang memberikan dorongan besar kepada manusia untuk selalu berbakti kepada Allah SWT, selalu berbuat kebajikan serta menjauhi kejahatan dan kemaksiatan. Hakikat dari segala tuntunannya itu adalah agar semua selalu memperbaiki kehidupannya baik secara lahiriah maupun bathiniah. “Ini berarti kita harus membangun diri kita, keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam surat Shaad ayat 29, Allah SWT berfirman “Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka menghayati ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran”. Dalam ayat ini disampaikan bahwa Al-Qur’an diturunkan adalah untuk dibaca dan direnungkan maknanya agar manusia dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Bupati Sumbawa Ultimatum PPK dan PPS Harus Netral

Karenanya Wabup menghimbau agar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini bukan hanya menjadi slogan dan acara seremoni, namun diharapkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam sepanjang hayat dapat diaplikasikan dalam kehidupannya. “Saya ingin mengajak kita semua untuk memaknai peringatan Nuzulul Qur’an ini sebagai salah satu hikmat untuk mengimplementasikan revolusi mental dan pembangunan karakter bangsa, utamanya dalam memantapkan kepribadian masyarakat Sumbawa sebagai sebuah entitas yang memiliki potensi, talenta individual yang kuat daya pikiran dan intelektualnya serta memiliki jiwa mandiri dan semangat untuk berkarya,” tandasnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah

Nuzulul Masjid Jami 4

Nuzulul Masjid Jami 3Sudah sepantasnya umat Muslim memperbanyak membaca Al-Qur’an yang penuh berkah, terlebih pada Bulan Ramadhan ini. Selaku pimpinan pemerintahan daerah, Wabup menyadari bahwa keberadaan masyarakat dan umat yang hebat, serta tatanan sosial yang bermartabat mutlak menjadi pondasi bagi terselenggaranya pemerintahan dan pembangunan yang mampu membawa ke arah kemandirian dan kesejahteraan nyang diidamkan bersama. Untuk itu pendidikan formal maupun informal akan terus didorong dan ditingkatkan guna mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang berdaya saing, mandiri, berkepribadian berlandaskan semangat gotong-royong. Pendidikan Al-Qur’an dari mulai pendidikan di TPQ maupun TPA, pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, pesantren maupun pengajian sangat diharapkan untuk melembaga dalam masyarakat yang mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pendorong dan pembangun generasi Sumbawa yang hebat dan bermartabat.

Di bagian lain sambutannya, Wabup berpesan agar memanfaatkan momentum ramadhan dengan memperbanyak amal ibadah dan menjauhi larangan Allah SWT, di antaranya memakmurkan masjid dan memperbanyak membaca Al-Qur’an. Kemudian menciptakan kebersihan hati, jiwa dan lingkungan, memperkokoh persatuan dan kerukunan keharmonisan dalam konteks ukhuwah islamiah sebagai rahmatan lil’alamin. Ukhuwah islamiah sebagai pengejawantahan persatuan Indonesia yang berlandaskan pada toleransi antar umat beragama maupun toleransi antar umat seagama. Selain itu membiasakan diri meluangkan waktu dengan melakukan “Gerakan 10 Menit” untuk membersihkan lingkungan di sekitar tempat beraktivitas setiap hari.

Baca Juga  Masyarakat Dompu Antusias Sambut JPS Gemilang Tahap III

Selanjutnya, bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan agar suasana ramadhan berjalan dengan hikmad dan penuh kenikmatan. Bersama aparat kepolisian dan TNI saling bahu membahu menjaga ketertiban masyarakat. “Mari kita tunjukkan bahwa Sumbawa dibangun dan berpondasikan suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam semangat gotong-royong. Mari kita saling mendoakan, membantu dalam ketulusan, saling menghormati dan menghargai berbagai perbedaan. Jagalah kerukunan yang sudah terbina selama ini sambil tetap waspada terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu kebersamaan kita,” ajak Wabup.

Ustadz H Ahmad Arifin LC, penceramah
Ustadz H Ahmad Arifin LC, penceramah

Sebelumnya Ustadz H Ahmad Arifin LC dalam ceramahnya mengatakan, hadirnya Ramadhan agar menjadi rahmat, pembebasan dan pengampunan. Manusia katanya adalah makhluk yang tak luput dari kekhilafan. Dan manusia sempurna bukan mereka yang tidak pernah bersalah dan berbuat dosa, tapi yang menyadari kesalahan lalu bertaubat kepada Allah SWT. Terkait dengan peringatan Nuzulul Qur’an, Ustadz Arifin—akrab dai ini disapa, menyebutkan bahwa Al-Qur’an adalah jamuan Allah. Untuk menyambut jamuan ini ada 5 hal yang harus dilakukan. Yakni membacanya setiap saat, menghafalnya, memahaminya, mengamalkannya dan mendakwahkan kandungannya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.