Lomba Baguba di Perung Meriah dan Menghibur

oleh -1 views

Upaya Mempertahankan Tradisi

SUMBAWA BESAR, SR (22/06/2016)

Meriah dan menghibur, itulah Lomba Baguba (pukul bedug) yang digelar di Masjid Perung, Dusun Perung, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Rabu (22/6) sore tadi. Tua, muda, laki dan perempuan ikut ambil bagian, meski nada suara dari bedug yang ditabuh terdengar tak beraturan. Bahkan ada peserta yang irama bedugnya asing terdengar, mendekati syair lagu Sitik Joss. Terdengar suara tawa penonton yang diselingi dengan tepuk tangan meriah. Itulah bentuk antusiasme warga di pelosok Kota Sumbawa yang dulunya terkenal dengan wisata budayanya. Kearifan local masih kental terjaga. Kegiatan yang disponsori Radio Oisvira FM dan Media Online SAMAWAREA.COM ini berakhir menjelang buka puasa dan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para juara dari juara I hingga harapan III. Selain itu panitia juga menyediakan hadiah favorit kepada Hadiatullah, peguba wanita yang banyak mendapat dukungan dan tepukan meriah dari para penonton.

Baguba Juara

Hadiatollah, juara favorit Baguba
Hadiatollah, juara favorit Baguba

Kepala Dusun (Kadus) Perung, Ahmad kepada SAMAWAREA, mengatakan Lomba Baguba ini digelar setiap tahun sebagai upaya melestarikan tradisi turun temurun dari para tetua terdahulu. Lomba ini biasanya digelar di pertengahan bulan ramadhan. Namun sepanjang Bulan Ramadhan, setiap sorenya di masjid atau mushollah dusun setempat selalu terdengar suara baguba sebagai penghantar buka puasa. “Kami ingin tetap mempertahankan tradisi ini, karena suara bedug sebagai tanda masuknya waktu sholat. Dengan baguba ini kami harap masyarakat di sini selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT,” demikian Kadus ramah ini. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Heboh, Penyu Hijau Bertelur di Pesisir Labuan