Danrem: Persenjatai Anggota, Hajar itu Pencuri Ternak !

oleh -3 views
Danrem 162 WB, Kolonel Inf. Farid Makruf MA bersama Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc

SUMBAWA BESAR, SR (16/06/2016)

Selain maraknya ilegal logging, masyarakat Sumbawa diresahkan dengan aksi pencurian ternak. Pasalnya para pelaku semakin beringas merampok ternak warga secara terang-terangan. Kawanan yang berasal dari luar daerah itu juga beraksi dalam jumlah banyak dan dilengkapi senjata laras panjang. Seperti yang terjadi belum lama ini di wilayah Kecamatan Alas. Hal ini diungkapkan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc kepada Komandan Korem (Danrem) 162 Wirabhakti, Kolonel Inf. Farid Makruf MA saat buka puasa bersama di Makodim 1607 Sumbawa, Rabu (15/6) kemarin. Bupati berharap TNI ikut memback-up dalam memberantas para pelaku pencurian ternak ini sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakatnya. “Tolong Pak Danrem, anggotanya dipersenjatai untuk melawan para pelaku,” pinta Bupati.

Danrem bersama bupati dan Wakil ketua DPRD H Ilham Mustami S.Ag
Danrem bersama bupati dan Wakil ketua DPRD H Ilham Mustami S.Ag

Menanggapi hal itu, Danrem menyatakan siap membantu. Menurutnya, masyarakat harus aman dan merasa terlindungi karena menjadi kewajiban negara terhadap rakyatnya. Ia telah menginstruksikan Dandim untuk mempersenjatai anggotanya di lapangan terutama wilayah kecamatan. “Daripada senjata disimpan di gudang bisa karatan lebih baik dibawa anggota agar pelaksanaan tugas lebih optimal. Laksanakan perintah sesuai prosedur, hajar itu pencuri,” kata Kolonel Farid—akrab Danrem disapa.

Penggunaan senjata oleh anggota memang sudah standar. Dan untuk menggunakannya tentu sesuai prosedur tetap (protap) termasuk melakukan penembakan terhadap para pelaku. “Kita tidak boleh kalah dengan preman dan para pelaku kejahatan. Kalau dalam posisi terancam hanya ada dua pilihan yaitu terbunuh atau membunuh,” tandasnya. Meski demikian, dalam hal ini TNI bersifat memback-up Pemda termasuk pihak kepolisian sebagai unsure utama dalam menjaga Kamtibmas. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Tiga Pembuat Petasan Diinapkan di Kantor Polisi

No More Posts Available.

No more pages to load.