Wabup KSB Minta RSUD Asy Syifa Segera Diperbaiki

oleh -11 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/06/2016)

Ambruknya plafon lantai tiga RSUD Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum lama ini, disinyalir terkait dengan kualitas pengerjaannya. Sebab rumah sakit kebanggaan bumi “pariri lema bariri” yang dibangun dengan anggaran senilai Rp 90 miliar ini masih seumur jagung.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST yang dikonfirmasi SAMAWAREA Rabu (15/6) mengaku tidak mengetahui secara persis kondisi fisik RSUD tersebut. Selain sebagai pejabat baru, Fud—sapaan singkatnya juga mengaku proyek tersebut peninggalan periode sebelumnya karena dikerjakan Tahun 2015 lalu. Namun demikian, Ia memberikan perhatian serius terhadap kondisi rumah sakit itu karena keberadaannya untuk hajat hidup orang banyak, termasuk sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya. Karena itu Ia meminta agar kerusakan yang ada di RSUD Asy Syifa segera diperbaiki agar pelayanan terhadap pasien dapat terlaksana secara optimal. “Memang harus diperbaiki karena ini masih dalam masa pemeliharaan. Jadi masih tanggung jawab rekanan,” kata Fud.

RSUD Asy Syifa KSB
RSUD Asy Syifa KSB

Ia mengaku belum memerintahkan inspektorat untuk melakukan investigasi. Pihaknya masih memberikan kesempatan kepada rekanan untuk turun tangan. “Silakan rekanan memperbaikinya, kalau tidak mampu maka kita harus ambil tindakan,” tandasnya.

Seperti diberitakan, Plafon lantai III RSUD Asy Syifa KSB ambruk. Insiden yang membuat panik petugas dan pasien rumah sakit tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sebab sebelumnya pihak setempat sudah mengevakuasi pasien yang berada di lantai tiga. Untuk diketahui rumah sakit itu dikerjakan PT Brantas. Tahap awal pembangunannya menggunakan anggaran Rp 60 miliar, dan tahap kedua Rp 32 miliar sehingga totalnya mencapai Rp 90 miliar lebih. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Tenaga Medis di Satgas Covid, 4 Istri Anggota Kodim Lobar Dapat Tali Asih

No More Posts Available.

No more pages to load.