Pelaku Pembunuhan ‘Ngali’ Menyerahkan Diri

oleh -105 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/06/2016)

Kasus pembunuhan Sukriadi (25) warga Dusun Ngali, Desa Labuan Kuris, Kecamatan Lape pada 19 April lalu, terungkap. Tanpa diduga tersangka pembunuhan berinisial RW alias Rus (27) menyerahkan diri ke Polres Sumbawa, Selasa (14/6) malam sekitar pukul 21.00 Wita. RW menyerahkan diri setelah beberapa lama bersembunyi di Kota Surabaya, Jawa Timur. Malam itu juga tersangka yang seminggu lalu ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) ini dijemput pihak Polsek Lape untuk menjalani proses hukum.

Kapolsek Lape, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Satrio yang dihubungi SAMAWAREA, Rabu (15/6) siang tadi membenarkan hal itu. Tersangka yang merupakan tetangga korban kini dalam pemeriksaan intensif. Meski demikian sejauh ini motif dari kasus tersebut masih belum diketahui dan sedang didalami penyidik.

Sebenarnya identitas pembunuh Sukriadi telah diketahui pihak polsek setelah memeriksa saksi kunci yang melihat tersangka usai membunuh. Selain itu saksi ini juga sempat membantu dan membawa korban yang bersimbah darah dari TKP pertama (tempat penganiayaan) hingga ke ladang orang tua korban yang merupakan TKP kedua. Setelah teridentifikasi, ungkap Yoyo—akrab kapolsek disapa, pihaknya menetapkan Rus dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi juga sempat mencari Rus di beberapa tempat, termasuk rumah keluarganya di Lombok Tengah. Disinggung mengenai adanya tersangka lain, Kapolsek Yoyo mengaku masih mendalaminya. Sebab dari informasi, korban sempat mencurigai beberapa orang yang merusak motornya termasuk tersangka. Sedangkan parang yang digunakan untuk membunuh korban sudah ditemukan di tengah ladang kacang hijau sekitar 50 meter dari TKP pertama. Ternyata parang yang digunakan untuk membunuh korban adalah milik korban yang direbut saat terjadi perkelahian antar keduanya. “Baik motif maupun ada kemungkinan tersangka lain masih dalam pengembangan penyidikan,” ujarnya.

Baca Juga  Penadah Motor Curian Tertangkap

Seperti diberitakan, Sukriadi ditemukan tewas mengenaskan di depan ladangnya. Bagian lehernya terluka parah akibat tebasan senjata tajam. Saat ditemukan Mastar–ayahnya, korban masih bernyawa. Tidak ada sepatah katapun keluar dari bibir korban. Sesaat kemudian korban menemui ajal di pangkuan ayahnya yang tak mampu membendung air matanya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.