Mutasi Perdana di KSB, Bakal Terjadi Konflik Kepentingan

oleh -5 views

SUMBAWA BARAT, SR (15/06/2016)

Mutasi di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang akan digelar Agustus mendatang akan menjadi ujian bagi pasangan Bupati dan Wakil Bupati setempat. Pasalnya mutasi tersebut adalah yang pertama di awal pemerintahan Dr. Ir. H. W. Musyafirin dan Fud Syaifuddin ST sejak dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati KSB beberapa bulan yang lalu. Biasanya dalam menempatkan seseorang di jabatan tertentu terjadi konflik kepentingan karena porsi keterwakilan ‘orang bupati’ dan ‘orang wakil bupati’ di dalam gerbong mutasi itu dianggap tidak adil. Ini bisa menjadi pemicu pecah kongsi antar dua figur dalam satu paket. Kondisi tersebut bukan hanya dapat dimanfaatkan oleh tim sukses yang kecewa karena harapan tak tercapai, tapi juga ‘orang luar’ yang ingin memperkeruh suasana.

Dikonfirmasi SAMAWAREA usai berbuka puasa di Makodim Sumbawa, Rabu (15/6), Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST, menepis semua itu. Menurutnya tidak akan terjadi konflik kepentingan antara dirinya dengan Bupati terkait mutasi perdana mendatang. Meski berada satu paket, Fud—sapaan singkat politisi PBB ini mengaku sangat tahu diri berada di posisi sebagai wakil bupati. “Apa yang kita mau ributkan ?. Beliau bupatinya dan saya wakil bupatinya, ini yang paling penting. Mau menempatkan orang atau tidak, itu merupakan kepentingan bersama,” ujarnya.

Ia pun menyadari dirinya masih sangat muda dan tidak boleh tamak. Dia harus perlu banyak belajar dari Bupati selaku senior sekaligus orang yang memiliki pengalaman birokrasi yang mumpuni. “Jadi apa yang saya pikirkan insya Allah sama dengan apa yang dipikirkan beliau (bupati),” demikian Fud Syaifuddin. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Kreatif, Tim Bugis Berdasi Sulap Tanah Sedimendasi Jadi Kompos

No More Posts Available.

No more pages to load.