Penyelidikan Dugaan Pengrusakan Lingkungan oleh PT BA Dihentikan

oleh -10 views
Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK

Dilanjutkan Setelah Ada Bukti Baru

SUMBAWA BESAR, SR (14/06/2016)

tudingan Salamuddin Maula (Jalo)—anggota Komisi II DPRD Sumbawa bahwa kepolisian tidak memproses laporannya terkait dugaan pengrusakan lingkungan berdalih normalisasi sungai oleh PT Bumi Agung di Desa Buin Baru, Kecamatan Buer, mendapat tanggapan. Penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa melalui Kaur Mintu, AIPTU Eko Riyono, Selasa (14/6) membantah dengan tegas tudingan tersebut. Menurut Eko—akrab penyidik ini disapa, laporan telah ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan termasuk pihak Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPMLH) Kabupaten Sumbawa. Dalam keterangannya, pihak BPMLH menyatakan jika limbah atau zat yang berdampak bagi lingkungan dan berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, bukan berasal dari aktivitas PT Bumi Agung (BA). Selain itu dari sejumlah pelapor (oknum masyarakat) telah memahami tentang tekhnis dari kegiatan PT BA setelah mendapat penjelasan, sehingga untuk saat ini penyelidikan tidak bisa dilanjutkan. Mengenai perkembangan dari hasil penyelidikan ini, ungkap Eko, penyidik sudah menginformasikannya kepada pelapor melalui SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan). “Kami sangat atensi dengan laporan ini sehingga penyidik kami bekerja sesuai prosedur dan hasilnya untuk saat ini memang seperti itu. Sebab keterangan saksi ahli dari BPMLH belum bisa membuktikan bahwa aktivitas PT Bumi Agung merusak dan mencemari lingkungan,” jelas Eko.

Baca Juga  Hantam Deker, Dua Pelajar Tewas
Kondisi Sungai Ai Tawar Buer
Kondisi Sungai Ai Tawar Buer

Sementara Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK menyesalkan adanya tudingan tersebut tanpa terlebih dahulu mengkroscek penanganan laporan kepada pihak penyidik. “Jangan berbicara di luar sebelum mengecek apa yang telah dilakukan penyidik,” kata Kapolres.

Ia menyakini jika penyidiknya telah bekerja sesuai aturan. Ketika memang ada perkara penyidikan yang memang tidak bisa dipenuhi pasti akan disampaikan hal-hal yang menjadi kendala. “Silahkan datang ke kami untuk melakukan konfirmasi soal laporannya pasti kita berikan penjelasan. Kalau memang hasil penyelidikannya seperti itu, yah inilah situasinya dan tidak bisa dipaksakan. Tapi kalau mereka memiliki bukti dan saksi lain tolong kami dibantu,” demikian Kapolres.

Salamuddin Maula (Jalo) saat polisikan PT BA beberapa bulan yang lalu
Salamuddin Maula (Jalo) saat polisikan PT BA beberapa bulan yang lalu

Seperti diberitakan, laporan dugaan pencemaran dan pengrusakan lingkungan ini dilaporkan Juli 2015. Laporan ini dilayangkan setelah Komisi II DPRD Sumbawa melakukan investigasi lapangan, yang kemudian menggelar rapat dengar pendapat menghadirkan sejumlah instansi terkait. Dalam pertemuan itu disimpulkan bahwa PT Bumi Agung telah melakukan pelanggaran perijinan dan pengrusakan lingkungan sekitar dengan mengeruk material galian C tanpa mengantongi ijin dari pemerintah. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.