Tidak Ada Pembakaran Gudang di Lahan “Ali BD”

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (09/06/2016)

Postingan Facebooker bernama RR (diinisialkan) terkait lahan yang dikuasai PT Tata Samawa Permai di Jalan Samota wilayah Tanjung Menangis, langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian Polres Sumbawa. Tim yang dipimpin Kasat Intelkam, AKP Yunus Lobar SH ini melakukan pengecekan lokasi untuk memastikan benar tidaknya informasi melalui postingan tersebut.

Dalam postingan, RR menyebutkan terjadi pengrusakan dan pembakaran rumah, gudang, dan lahan yang terjadi di Jalan Samota Tanjung Menangis bertempat di lokasi Parepat Sapuin yang merupakan lahan milik PT Tata Samawa Permai beralamat kantor Jalan Kamboja No. 21 Sumbawa Besar sebuah perusahaan milik Ali BD Bupati Lombok Timur. Pengrusakan tersebut dilakukan MJ asal Labuhan Sumbawa beserta anak buah dan rekannya MNM, THM, dan DV beserta puluhan anak buahnya. Dalam postingan itu juga disebutkan peristiwa tersebut berawal dari konflik yang terjadi sejak 28 Mei lalu, MJ dan rekan-rekannya melakukan penyerobotan lahan milik PT Tata Samawa Permai dengan melakukan kekerasan sehingga berujung pada pembakaran dan pengrusakan yang berlanjut pada Rabu (8/6) siang. Selain itu oknum tersebut juga melakukan penjarahan barang berupa semen dan barang lainnya yang diangkut menggunakan mobil pick up warna putih milik THM. Atas kejadian ini Abdul Aziz, AB selaku pimpinan PT. Tata Samawa Permai telah melaporkan oknum yang bersangkutan ke Polres Sumbawa dengan Nomor Laporan Polisi: LP/392/VI/2016 pada tanggal 02 Juni 2016, namun hingga saat ini pihak kepolisian belum memproses laporan tersebut. Bahkan disinyalir ada oknum anggota kepolisian yang bernama AW asal Labuhan Sumbawa yang membekingi aksi tersebut. Karena oknum polisi tersebut ada terlibat dalam aksi anarkis tersebut. Bahkan untuk mengintimidasi karyawan perusahaan oknum polisi tersebut melakukan tembakan ke udara untuk menakut-nakuti karyawan. Karena itu karyawan perusahaan merasa ketakutan dan terancam atas kejadian ini. Postingan RR ini mengharapkan kepada pihak kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat segera merespon hal ini tidak sampai menunggu adanya jatuh korban.

Baca Juga  Kepala Staf TNI AD Resmikan Kodim 1628 Sumbawa Barat

Dikonfirmasi hal itu, Kasat Intelkam, AKP Yunus Lobar SH atas seizin Kapolres Sumbawa, Kamis (9/6) kemarin, mengakui telah turun ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Ternyata tidak benar informasi adanya pengrusakan dan pembakaran rumah, gudang, dan lahan di Jalan Samota wilayah Tanjung Menangis bertempat di lokasi Parepat Sapuin yang merupakan lahan milik PT Tata Samawa Permai.

Untuk pembakaran dan pengrusakan, bukan gudang dan rumah. Yang dibakar itu adalah sampah. Demikian dengan penjarahan semen, juga tidak benar. Semen itu ungkap Kasat Yunus, justru diamankan oleh pekerja perusahaan milik Ali BD sendiri. Selanjutnya soal laporan tentang penyerobotan tanah tertanggal 2 Juni lalu dari pihak perusahaan, Yunus membenarkannya. Berdasarkan laporan itu, penyerobotan itu dilakukan oleh keluarga pemilik lahan pertama. Setelah pihaknya telusuri, ujar AKP Yunus, keluarga pemilik lahan melakukannya karena masih memiliki sertifikat lahan itu yang dipegang oleh Ibu Suci namun ternyata sertifikat dimaksud telah dikuasai pihak Ali BD. Ali BD pernah dua kali mengajukan balik nama sertifikat itu ke BPN. Tapi upaya itu belum direspon karena adanya komplin dari keluarga pemilik lahan.

Bagaimana dengan keterlibatan oknum polisi dalam aksi penyerobotan sebagaimana tudingan dalam postingan tersebut ? Kasat Yunus Lobar menyebutkan jika anggota dimaksud adalah cucu pemilik tanah yang dikuasai pihak Ali BD ini. Kehadirannya di lahan tersebut untuk menenangkan keluarganya agar tidak berbuat hal-hal yang merugikan. Rencananya keluarga pemilik lahan ini akan menempuh upaya hukum untuk mengungkap proses sertifikat milik mereka bisa dikuasai Ali BD. Menurut rencana juga keluarga akan mempolisikan facebooker berinisial RR karena diduga menyebar fitnah. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD