Truk Terbalik, Janda Tiga Anak Tewas, 29 Terluka

oleh -21 views

Nyorong Membawa Maut

SUMBAWA BESAR, SR (09/06/2016)

Kebahagiaan rombongan mempelai laki-laki dari Dusun Sampar Maras, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuan Badas, untuk meminang (nyorong) seorang gadis di Kecamatan Lunyuk, berubah petaka. Truk engkel yang ditumpangi rombongan terbalik dan jatuh ke jurang di Tanjakan Peliwis, Dusun Lamurung, Kecamatan Lenangguar, Kamis (9/6) pagi tadi sekitar pukul 09.30 Wita. Akibatnya satu orang meninggal dunia dan 29 lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal adalah Luh Arum (45) janda tiga anak. Sedangkan putra bungsunya, Gede (14) yang baru menamatkan bangku sekolah dasar, mengalami luka terbuka di bagian kepala dan kini dalam perawatan medis di RSUP Manambai Abdulkadir termasuk sang sopir, Made Joni. Sedangkan sebagian penumpang lainnya dirujuk ke RSUD Sumbawa karena menderita patah tulang paha, salah satunya, Nyoman Sutisna.

Nyoman Sridanu, korban sekaligus saksi mata
Nyoman Sridanu, korban sekaligus saksi mata
Nyoman Sutisna, korban patah tulang paha
Nyoman Sutisna, korban patah tulang paha

Salah seorang saksi, Nyoman Sridanu yang ditemui SAMAWAREA, menceritakan bahwa sebelumnya mereka bersama rombongan besar yang berjalan beriringan menggunakan sejumlah kendaraan roda empat. Kebetulan dia bersama ipar, keponakan dan tetangga lainnya dari Sampar Maras, Kecamatan Badas, menumpang sebuah truk yang dikemudikan Made Joni—sopir eks Malaysia. Saat berada di Tanjakan Peliwis wilayah Lamurung Lenangguar, truk yang ditumpangi sekitar 30 orang, 20 di antaranya anak-anak naik dengan sedikit tersendat karena saat menanjak sopir menggunakan gigi dua. Ketika sampai di pertengahan tanjakan, truk semakin melambat membuat sopir pindah ke gigi satu. Seketika mesin mati, membuat truk hilang keseimbangan. Sopir berusaha mengendalikannya dengan menginjak rem sekuat tenaga, bahkan sampai dalam posisi berdiri. Tapi truk oleng terbalik ke kanan lalu terjungkal ke jurang sedalam lima meter. “Saat truk oleng, ipar saya (Luh Arum) terlempar keluar truk dan tubuhnya membentur keras di deker pembatas jalan sepanjang 12 meter. Ipar saya itu tidak sadarkan drii dan saat dicek sudah meninggal dunia,” kata Nyoman yang juga mengaku mengalami luka-luka namun tidak terlalu parah hanya luka memar di keningnya. Sebab saat truk oleng, dia loncat dan tidak ikut terjungkal bersama truk ke jurang.

Baca Juga  Lubangi Tembok, Maling Kuras Isi Conter

Sementara Kapolsek Ropang, IPTU Marjan belum berhasil dikonfirmasi karena saat dihubungi, handphonenya tidak diangkat. Namun demikian petugas Unitlaka Polres Sumbawa sudah berangkat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP sekaligus mengamankan barang bukti. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.