Jembatan Samota Makan Korban, 1 Tewas, 2 Luka Parah

oleh -122 views
Kondisi Jembatan Samota, Juni 2016 lalu

Polisi Selidiki Kelalaian Kontraktor

SUMBAWA BESAR, SR (09/06/2016)

Meski belum jadi, namun Jembatan Samota yang melintas di atas Sungai Brang Biji, Sumbawa, sudah menelan korban jiwa. Ningrum (15) meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Sumbawa, Kamis (9/6) pagi tadi. Sebelumnya pelajar SMP dan adiknya yang berboncengan sepeda motor bersama ayahnya, Brigadir Andi Kasmuddin, terjungkal dari atas jembatan penghubung jalan lingkar utara. Ayahnya yang tercatat sebagai Anggota Polsek Moyo Hulu, mengalami patah tulang dan kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Sedangkan adik korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar, masih dalam perawatan.

Menurut informasi, korban bersama adik dan ayahnya pada Selasa (7/6) sore yang lalu jalan-jalan sambil menunggu berbuka puasa. Mereka ingin sekali melihat jembatan yang baru dibangun dan terpanjang di NTB ini. Saat melintas, Brigadir Andi tidak mengetahui jika jembatan itu belum selesai. Jembatan yang dibangun menggunakan dana miliaran rupiah ini sejak beberapa bulan lalu mangkrak setelah adanya persoalan pembebasan lahan antara pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan PT Ladang Artha Buana (LABU) yang kini masih berperkara di tingkat Kasasi (Mahkamah Agung). Artinya jembatan tersebut belumj bisa digunakan. Tapi sayang, rekanan tidak memasang plang atau safety berupa larangan bagi siapapun untuk menggunakannya karena belum selesai atau masih terpotong atau biasa disebut dalam kondisi jempol (jembatan polak). Jembatan itu dibiarkan terbuka sehingga siapapun bebas berada atau bermain di atasnya.

Baca Juga  Dua Perantau Tega Curi Motor Teman Sekampung

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA di ruang kerjanya, Kamis (9/6), membenarkan adanya kecelakaan yang menimpa anggotanya. Kapolres mengaku telah meminta Kasatlantas untuk turun ke lapangan guna melakukan olah TKP, termasuk menyelidiki dugaan kelalaian pelaksana proyek. Ketika hasil penyelidikan terbukti tidak sesuai dengan SOP dalam pengerjaan proyek, akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Tentunya ada pihak-pihak yang dipanggil dan diperiksa. “Info dari pekerja di sana, dulunya ada plang larangan atau pemberitahuan di jembatan, tapi hilang. Dan kemarin saat anggota mengalami kecelakaan dan menyebabkan anaknya meninggal dunia, tidak ditemukan adanya plang atau tanda larangan. Ini yang sedang kita dalami,” tandasnya. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.