Tiga Fuso Tabrakan, Satu Sopir Patah Kaki

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/06/2016)

Ruas jalan lingkar by pass tanjakan depan PT Jakon sekitar 20 meter dari Jembatan Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, seketika macet. Sejumlah kendaraan besar terpaksa mengular hingga satu kilometer dan menunggu evakuasi dua truk fuso yang terbalik dan rusak berat di tengah jalan. Tidak jauh dan berada di sisi kiri jalan, terdapat satu truk fuso lagi. Ketiga truk besar dan bermuatan berat ini baru saja terlibat kecelakaan lalulintas, Minggu (5/6) sekitar pukul 15.00 Wita. Akibat dari kejadian ini satu sopir mengalami patah tulang kaki akibat terjepit bodi truk yang menekuk ke dalam, sedangkan seorang sopir lainnya hanya luka lecet di siku tangan kanannya.

Kecelakaan ini bermula ketika truk DK 9558 AI yang dikemudikan Hadi asal Lombok melaju dari arah SPBU KM 3 hendak ke arah Terminal Sumer Payung. Truk ini berada beriringan dengan truk fuso bernopol EA 8595 B yang dikemudikan Andreas asal Bima. Saat melintas dan menuruni tanjakan landai di depan gudang PT Jakon, truk DK 9558 AI yang bermuatan tiga orang termasuk sopir ini hilang kendali dan meluncur bebas. Di saat bersamaan dari arah berlawanan muncul truk fuso EA 8543 N yang dikemudikan Paidi dari Dompu. Truk ini bermuatan berat dan dalam kondisi menanjak. Untuk mengurangi laju kendaraannya, sopir truk DK 9558 AI menyerempet fuso EA 8595 B yang searah dan berada di depannya. Namun karena jalan sempit, truk DK 9558 AI sudah terlanjur masuk, tabrakan tak dapat dihindari. Truk DK 9558 AI menghantam truk EA 8543 N. Seketika truk EA 8543 N terbalik, sedangkan DK 9558 AI ringsek berat di bodi depan sebelah kanan. Paidi—sopir EA 8543 N berhasil keluar melalui bagian depan truk yang kacanya sudah hancur. Sedangkan Hadi—sopir DK 9558 AI terjepit dan tidak bisa keluar. Sedangkan dua penumpangnya, sepasang suami istri, M Nur dan Mawarni berhasil dievakuasi warga yang melintas. Untuk mengeluarkan Hadi, terpaksa pintu samping fusonya dilepas. Selain itu dengan bantuan truk lain menarik bodi yang menekuk menggunakan tali sehingga Hadi berhasil dikeluarkan. Namun kaki kanannya mengalami patah tulang dan langsung dilarikan ke RS Manambai Abdul Kadir.

Baca Juga  Bobol Sel, Maling Kambing Nyaris Kabur

Tabrakan Fuso 1Tabrakan Fuso 2

Paidi, sopir truk EA 8543 N
Paidi, sopir truk EA 8543 N

Saksi mata, M Nur dan Mawarni kepada SAMAWAREA, mengatakan, bahwa sebelum terjadi kecelakaan truk yang ditumpanginya sudah membunyikan klakson namun truk lain yang datang dari arah berlawanan tidak memberikan jalan. Setelah memastikan akan terjadi tabrakan, M Nur mengaku mengangkat keduanya kaki sehingga tidak mengalami cedera. Tapi istrinya, Mawarni yang duduk di belakangnya nyaris terlempar keluar truk akibat hentakan dari tabrakan itu. “Untung saya langsung menangkap tubuhnya dan memeluknya,” kata Nur.

Keterangan saksi itu dibantah Paidi. Sopir truk EA 8543 N ini mengaku tidak mengetahui munculnya truk yang menabraknya. Ia menduga truk tersebut hilang kendali setelah melaju menyalip beberapa kendaraan di depannya. Bahkan truk itu juga memaksa menerobos masuk meski jalan sempit. Akibatnya tabrakan tak dapat dihindari. “Saya kaget karena truk itu muncul tiba-tiba. Lalu saya berusaha menghindar dengan banting stir hingga truk saya terbalik,” akunya. Hal senada dikatakan Andreas. Sopir fuso EA 8595 B mengaku kaget setelah merasakan getaran hebat. Ternyata truknya ditabrakan dari arah belakang oleh truk DK 9558 AI. “Ada sedikit lecet di bodi bagian samping kanan truk saya,” katanya.

Petugas Unit Laka Polres Sumbawa telah berada di lokasi kejadian dan tengah melakukan olah TKP. Selain itu mengatur arus lalulintas yang macet akibat tertutupnya sebagian besar jalan. Hingga berita ini naik cetak, dua truk yang menutupi badan jalan masih bersemayam. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.