Bupati: Sumbawa Darurat Narkoba !

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/06/2016)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika saat ini telah menjadi persoalan serius dunia karena mengancam kelangsungan pembangunan dan generasi muda. Secara global ataupun nasional, peredaran gelap narkotika seperti shabu, heroin, morfin, dan ganja terus meningkat. Di indonesia sendiri, penyalahgunaan narkotika telah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan. Narkotika tidak lagi mengenal batas usia. Orang tua, muda, remaja bahkan anak-anak ada yang menjadi penyalahguna dan pengedar gelap narkotika. Khusus di Kabupaten Sumbawa lanjutnya, beberapa kasus narkoba yang terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir umumnya dilakukan oleh generasi muda dan cenderung meningkat. Hal tersebut membuat daerah saat ini berstatus darurat narkoba. Dimana pemerintah pusat juga menyatakan bahwa secara nasional, Indonesia saat ini dalam keadaan darurat narkoba. Karena dalam perkembangannya narkotika tidak hanya beredar di kota-kota besar di Indonesia, tetapi juga sudah merambah sampai ke pelosok desa. Agar peredaran dan penyalahgunaan narkoba dapat dipersempit maka seluruh komponen masyarakat harus bersatu padu dalam memerangi peredaran gelap narkoba. Caranya dengan meningkatkan kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar. “Saya bersama Wakil Bupati Sumbawa, dan wajib didukung oleh seluruh perangkat daerah bercita-cita membangun karakter masyarakat Sumbawa yang berkualitas dan regilius, membangun generasi Sumbawa yang hebat dan bermartabat,” cetus Bupati saat kegiatan Kampanye Anti Narkoba dalam memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang dirangkaikan dengan kegiatan tes urine dan jalan santai, Minggu (5/6) pagi tadi.

Baca Juga  Dari 75 ODP di Sumbawa Kini Tersisa 20 Orang
Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc
Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc
Bergerak Bersama perangi Narkoba
Bergerak Bersama perangi Narkoba

Karena itu, perang kepada narkoba harus selalu digemakan dan secara bersama dengan seluruh komponen masyarakat terus bergerak. “Jangan surut dan takut untuk melaporkan kepada pihak yang berwenang baik BNK Sumbawa maupun pusat rehabilitasi korban narkoba yang saat ini terpusat di RSUD Sumbawa. Insya Allah, dengan deklarasi kita bersama disertai niat tulus ikhlas melalui gerakan stop narkoba ini maka Kabupaten Sumbawa akan bebas narkoba,” ujarnya.

Haji Husni—akrab Bupati disapa, menyatakan komitmennya akan memberikan sanksi berat bahkan pemecatan terhadap aparatur pemerintah daerah, guru, kepala desa, dan perangkat desa yang terbukti menggunakan bahkan mengedarkan narkoba atau sejenisnya. “Itulah tekad saya bersama wakil bupati untuk memberantas narkoba di Bumi Sabalong Samalewa tercinta ini. Mari kita deklarasikan bersama ayo perang kepada narkoba. Kami semua anti narkoba, stop narkoba, agar Sumbawa bebas narkoba,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.