Polisi Sita Ratusan Barang Kadaluarsa di Pasar Brang Biji

oleh -2 views

Semua Tempat akan Dirazia

SUMBAWA BESAR, SR (03/06/2016)

Ratusan kosmetik dan makanan cepat saji berbagai merk disita jajaran Polres Sumbawa di beberapa kios dalam Pasar Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Jumat (3/6) pagi. Pasalnya kosmetik dan makanan itu sudah kadaluarsa. Selain itu polisi juga menyita puluhan liter arak di salah seorang penjual Desa Marga Karya Kecamatan Moyo Hulu. Sebelumnya penjual ini sempat tertangkap dalam kasus yang sama dan hanya divonis denda oleh Pengadilan Negeri Sumbawa. Kini dia membandel dan kembali mengulangi perbuatannya.

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, mengatakan, upaya yang dilakukan pihak kepolisian sebagai bagian dari operasi giat rutin yang ditingkat dalam rangka cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadhan 1437 H. Dalam operasi tadi, pihaknya membentuk dua tim yang di dalamnya diback-up aparat dari Brimob Sumbawa.  Untuk makanan dan barang-barang kosmetik, ungkap Kapolres, langsung disita dan diamankan sebagai barang bukti. Ini dilakukan agar tidak dijual kembali. “Kami ingin melindungi masyarakat selaku konsumen agar tidak menggunakan atau mengkonsumsi makanan dan kosmetik yang sudah kadaluarsa karena sangat berbahaya dari sisi kesehatan,” ujar Kapolres.

kadaluarsa 3

Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK didampingi Kasubag Humas IPTu Waluyo dan Kepala SPKT, IPTU Suryana memperlihatkan hasil operasi
Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK didampingi Kasubag Humas IPTu Waluyo dan Kepala SPKT, IPTU Suryana memperlihatkan hasil operasi

Karena itu Kapolres mengingatkan masyarakat untuk teliti sebelum membeli sebab biasanya barang kadaluarsa terselip di antara barang-barang yang layak konsumsi. Demikian kepada penjual untuk jujur dalam berdagang dengan tidak menjual barang-barang yang membahayakan konsumen. Jika sengaja melakukan hal itu dapat dijerat pidana karena undang-undang perlindungan konsumen maupun UU kesehatan.

Baca Juga  Hilang di Hutan Dodo, Anggota Polhut Ditemukan di Ladang Lantung

Untuk diketahui, operasi ini tidak hanya sebatas barang kadaluarsa namun juga petasan, knalpot racing, miras, maupun hal lain yang berpotensi mengganggu kerawanan keamanan. Operasi ini tidak mengenal waktu akan terus dilaksanakan. Namun demikian upaya preemtif dan preventif tetap dikedepankan agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam menjaga kamtibmas dan kondusifitas daerah. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD