Lapas Libatkan BNN dan Kepolisian Atasi Peredaran Narkoba

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (03/06/2016)

Maraknya peredaran narkoba di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia menjadi perhatian khusus Kementerian Hukum dan HAM tak terkecuali di NTB. Hal inilah yang menjadi salah satu agenda Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTB, Sevial Akmily SH MH ketika berkunjung ke Kabupaten Sumbawa, Jumat (3/6). Pejabat yang baru dilantik April lalu ini, menyempatkan diri ke Lapas Kelas II Sumbawa. “Salah satu agenda kunjungan ini adalah untuk meminimalisir peredaran narkoba di dalam Lapas. Pelan-pelan kami melakukan pendekatan dan pembinaan,” kata Sevial, akrab Ia disapa saat dicegat SAMAWAREA di Polres Sumbawa, Jumat (3/6)

Peredaran narkoba yang kerap terjadi di dalam Lapas, ungkapnya, karena para warga binaan terutama yang terjerat kasus narkoba sangat membutuhkan barang tersebut. karena itu mereka melakukan berbagai macam cara untuk memasukkan barang haram tersebut ke dalam Lapas. Terkadang peluang ini juga bisa dimanfaatkan oknum petugas Lapas untuk ikut terlibat di dalamnya. Untuk itu pihaknya bekerjasama dengan BNN dan kepolisian melakukan sidak sekaligus tes urine terhadap warga binaan maupun petugas Lapas. Ketika ada petugas yang positif dan terbukti terlibat dalam peredaran narkoba di dalam Lapas, akan dipecat.

Selain soal peredaran narkoba, Kanwil juga menyinggung soal adanya kerusuhan narapidana di Lapas beberapa daerah. Tapi untuk Sumbawa dan NTB secara umum belum ada indikasi kerawanan tersebut. Guna tetap menjaga kondusifitas, pembinaan terhadap warga binaan terus dilakukan melalui berbagai program. Demikian dengan petugas Lapas diharapkan tetap memberikan pelayanan terbaik dan memenuhi hak-hak warga binaan, di samping tetap memberlakukan sanksi kepada warga binaan yang melakukan pelanggaran. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Tersengat Listrik, Balita Tewas di Samping Ayahnya

No More Posts Available.

No more pages to load.