Imigrasi Diminta Perketat Pengawasan Orang Asing

oleh -3 views

Terkait Pemberlakuan Bebas Visa

SUMBAWA BESAR, SR (03/06/2016)

Pemberlakuan bebas visa menjadi pintu masuk bagi orang asing untuk bekerja dan menetap di Indonesia. Keberadaan mereka berpotensi memunculkan banyak persoalan. Banyak orang asing terutama asal Tiongkok yang menyalahi ijin tinggal. Hal inilah yang menjadi sorotan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTB, Sevial Akmily SH MH, saat melakukan kunjungan perdana di Kabupaten Sumbawa, Jumat (3/6). Sevial—akrab pejabat pusat ini disapa baru dilantik sebagai Kanwil NTB April 2016 lalu. Kunjungannya ke daerah jangkauannya ini untuk menyerap dan mengidentifikasi berbagai persoalan baik di lingkup imigrasi maupun lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Sebenarnya aku Sevila, diberlakukannya bebas visa, Imigrasi telah kehilangan pemasukan sekitar Rp 1 triliun. Dan bebas visa ini dihajatkan agar para pemodal besar bisa berinvestasi di Indonesia. Kenyataannya, justru yang datang dan masuk ke Indonesia para pekerja biasa, padahal di satu sisi masyarakat Indonesia masih membutuhkan lapangan pekerjaan. Ini sudah menjadi konsekwensi dari kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk itu harus dilakukan pengawasan yang ketat terhadap keberadaan orang asing ini terlebih lagi tim pengawasan sudah dibentuk. Sevial membantah masuknya orang asing dengan permasalahannya karena lemahnya pengawasan. Menurutnya yang harus diperkuat adalah sinergisitas dengan institusi terkait lainnya. “Kami akui keterbatasan personil, karena itu kami membutuhkan dukungan dari semua pihak,” demikian Sevial. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Oknum Pengusaha Ternak Ditahan Polisi