Kapolres Sumbawa: Main Petasan Diancam 12 Tahun Penjara

oleh -11 views

SUMBAWA BESAR, SR (01/06/2016)

Bulan Suci Ramadhan 1437 H tinggal menghitung hari. Berbagai kemungkinan terkait dengan situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) perlu diantisipasi. Sebab sudah menjadi tradisi suara petasan mulai bersahut-sahutan. Selain itu biasanya tindak kriminal meningkat. Karenanya Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK mengeluarkan maklumat dalam upaya mewujudkan stabilitas Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif menjelasn Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1437 H di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa.

Ditemui SAMAWAREA, Rabu (1/6), Kapolres Muhammad SIK menyebutkan maklumatnya mengingatkan masyarakat bahwa petasan atau mercon termasuk bahan peledak yang dapat menimbulkan kerugian moril maupun materiil berupa gangguan psikologis, harta benda dan jiwa. Siapapun yang membuat, menyimpan, mengedarkan dan menyalakan petasan atau mercon dapat dikategorikan melakukan tindak pidana sesuai dengan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman pidana 12 tahun penjara. Tidak hanya ancaman pidana, menyalakan petasan dan kembang api sangat mengganggu kekhusyuan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 H, serta merupakan perbuatan pemborosan yang lebih besar mudharatnya daripada manfaatnya.

Kapolres Sumbawa Ustadz 2

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK, tanpa henti berdakwah dari masjid ke masjid
Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK, tanpa henti berdakwah dari masjid ke masjid

Selain itu Kapolres juga mengingatkan masyarakat mewaspadai pencurian sepeda motor dengan memastikan berada di tempat aman dengan memasang kunci ganda saat parkir di rumah maupun tempat keramaian. Kapolres juga meminta masyarakat untuk mewaspadai kejahatan dengan modus gendam, copet, dan jambret. “Jangan memakai perhiasan berlebihan di tempat umum, pusat perbelanjaan (pasar) dan tempat-tempat rawan kriminalitas,” pinta Kapolres.

Baca Juga  Modus Minta Tolong, Pemuda ini Perkosa Murid SD di Pinggir Pantai

Aksi pencurian juga tak bisa dihindari karena kejahatan itu akan terjadi saat ada niat dan kesempatan. Karenanya masyarakat harus memastikan rumah aman jika ditinggal saat menjalankan ibadah sholat tarawih atau berbelanja. Pintu dan jendela harus dikunci rapat, kompor dan peralatan listrik yang tidak digunakan dapat dimatikan untuk menghindari terjadinya tindak pidana maupun kebakaran. Demikian dengan aksi pencurian ternak juga perlu diwaspadai. Kandang ternak diberikan safety menggunakan rantai dan gembok serta antisipasi kasus ternak diracun menggunakan zat kimia.

Hal penting lainnya, adalah keamanan dan ketertiban di jalan raya. Para pengendara diminta mematuhi aturan berlalulintas, tidak ugal-ugalan dan tidak melengkapi kendaraannya dengan knalpot racing yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketenangan masyarakat dan para pengguna jalan lainnya. Dengan tertib berlalulintas akan menciptakan keamanan, kelancaran dan keselamatan di jalan. Pasalnya, kecelakaan itu terjadi berawal dari pelanggaran lalulintas.

Untuk semua ini, ungkap Kapolres, tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi semata. Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda diminta lebih meningkatkan peran sertanya dalam menciptakan situasi Kamtibmas. Jika menemukan adanya indikasi yang berpotensi terjadinya gangguan keamanan, segera melaporkan kepada Kepolisian Resort Sumbawa atau kantor polisi terdekat. “Atau bisa menghubungi contact person ke nomor 087865516565,” demikian Kapolres. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.