Bahas Energi Terbarukan, Perguruan Tinggi Korea Gandeng UTS

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, SR (29/05/2016)

Pusan National University (PNU) Korea menjalin kerjasama dengan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) untuk menyikapi isu strategis energi terbarukan di Indonesia Timur khususnya Sumbawa. Kerjasama ini ditandai dengan Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) oleh Rektor UTS, Dr Andy Tirta M.Sc dan Prof Chung-Hwan Jeon mewakili PNU Korea. Acara yang diawali dengan presentasi dan diskusi terbatas di salah satu Resort Kawasan Senggigi Lombok ini, diikuti 3 profesor, 4 doktor dari Korea dan 5 dosen dari UTS. Dalam kesempatan itu telah disepakati kerjasama dalam bidang riset energi biomass, serta beberapa aspek lain.

Menurut  Prof Jeon, pihaknya sengaja memilih UTS karena profil SDM dan kapabilitasnya sesuai dengan yang dibutuhkan sebagai partner. Selain itu, profesor yang juga anggota Komite Energi Nasional Korea ini mengaku bahwa kerjasama dilakukan mengingat Indonesia Timur khususnya Sumbawa memiliki potensi SDA sebagai sumber energi biomass seperti Alga, Bambu dan Rumput Laut.

UTS Korea 1Sementara Rektor UTS, Dr Andy Tirta, M.Sc menyatakan kerjasama itu sangat sesuai dengan skim UTS yang saat ini sedang fokus menjadi agen of change (agen perubahan) dalam hal teknologi khususnya energi. Kerjasama tersebut juga memiliki target lain yaitu mendirikan Korean Centre di Sumbawa. Korean Centre ini akan membantu kerjasama Sumbawa dengan Korea dalam hal pertukaran pemuda dan pelajar, budaya, dan lainnya. “Dalam waktu dekat, mereka (Prof Jeon bersama tim) akan mengunjungi UTS dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk melakukan pemetaan potensi riset khususnya bioteknologi,” ungkap Rektor muda yang meraih gelar doktornya pada salah satu Universitas di Korea.

Baca Juga  Giliran Hamzah Abdullah Gandeng BNN Sosialisasi Bahaya Narkoba

Di tempat yang sama, Warek IV UTS Bidang Kerjasama, Muhammad Iqbal yang ikut serta dalam diskusi menambahkan bahwa kerjasama yang dilakukan sebagai salah satu upaya UTS dalam melebarkan sayap dan menjadi perguruan tinggi yang mendunia. Warek yang juga pernah menjadi pemuda pelopor nasional ini, melihat potensi lain dari kerjasama tersebut yaitu persahabatan kedua pihak yang saling menguntungkan. “Saya sempat dibisiki salah satu perwakilan Korea, bahwa dengan ini semoga Sumbawa dan Busan bisa menjadi Sister City,” ujar Iqbal Sanggo—sapaan akrabnya. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD