Sumbawa Kekurangan Psikolog, UTS Solusinya

oleh -63 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/05/2016)

Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa merupakan satu-satunya fakultas di wilayah Nusa Tenggara. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik untuk mengembangkan SDM Sumbawa di bidang psikologi yang peduli dengan kehidupan sosial, dan perkembangan anak-anak Sumbawa agar berperan dalam pembangunan Sumbawa. Namun demikian Fakultas Psikologi UTS masih banyak kekurangan dan kualitas keberadaannya harus lebih ditingkatkan. Karenanya Fakultas Psikologi UTS menginisiasi sosialisasi visi misi sekaligus menghimpun kritik dan saran, serta membuka peluang kerjasama dengan seluruh stakeholder di daerah ini. Kegiatan tersebut dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) bertemakan “Arah Pengembangan Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa Terhadap Masyarakat Sumbawa”. Hadir sebagai peserta aktif pada kegiatan yang digelar di Wisma Daerah Sumbawa, Kamis (19/5) kemarin, di antaranya komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa, perwakilan Dinas Diknas, Dinas Kesehatan, Disnakertrans, Kepolisian, dan RSUP Abdul Kadir Manambai.

Dalam kesempatan itu, Dekan Fakultas Psikologi UTS, Yossi Dwi Erliana S.Psi., M.Psi menjelaskan bahwa visi misi fakultas yang lahir bersamaan dengan keberadaan UTS, 21 Mei 2012 lalu ini untuk mencetak sarjana psikologi profesional yang memiliki kemampuan dan keterampilan sesuai dengan perkembangan zaman. Untuk mewujudkan visi tersebut Fakultas Psikologi UTS terus berusaha mewujudkan fakultas psikologi UTS terakreditasi A, mewujudkan fakultas psikologi terbaik di Indonesia Timur, menciptakan jejaring kerjasama dengan perguruan tinggi di tingkat nasional dan internasional, dan mengembangkan kurikulum psikologi berbasis teknologi komunikasi dan informasi. Selain itu membudayakan proses belajar mengajar berbasis perkembangan mental dan spiritual.

Baca Juga  Wakili ASEAN, Mahasiswa UTS Kuliah di Amerika

FGD Psikologi 1FGD Psikologi 2Digelarnya FGD ini ungkapnya, agar seluruh stakeholder dapat memberikan sumbangsih saran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sumbawa sehingga  peran serta pihaknya akan lebih maksimal, tepat sasaran serta gambaran tata laksana alur koordinasi sesuai dengan aturan yang berlaku. FGD juga diharapkan sebagai media silaturahmi mengenal lebih dekat pejabat terkait untuk kelancaran askes komunikasi.

FGD ini berlangsung dalam suasana santai, hangat dan penuh keakraban. Seluruh peserta mengapresiasi keberadaan Fakultas Psikologi, sehingga masyarakat Sumbawa dapat menempuh pendidikan ini dengan jarak yang lebih dekat sekaligus menjadi solusi bagi orang tua dari sisi keuangan. Selain itu keberadaan sarjana psikologi sangat dibutuhkan di seluruh aspek dunia pekerjaan baik negeri maupun swasta. Fakultas ini juga menjawab kekurangan psikolog di dinas instansi lingkup Pemda Sumbawa.

Seperti kebutuhan psikolog di setiap puskesmas dan rumah sakit untuk pelayanan pasien, di samping membantu kepolisian dalam menyimpulkan perilaku pelaku kejahatan. Psikolog dapat menangani para tenaga kerja Indonesia yang mengalami traumatic atas tindak kejahatan selama bekerja di luar negeri. Peserta juga meminta UTS untuk mensosialisasikan keberadaan Fakultas Psikologi kepada siswa SMA. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD