Polisi Selidiki Penggunaan Dana Desa Labuhan Mapin

oleh -5 views
Ilustrasi alokasi dana desa

SUMBAWA BESAR, SR (18/05/2016)

Besarnya dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat berpotensi terjadinya penyimpangan jika pemanfaatannya tidak sesuai prosedur. Karenanya masyarakat sangat berperan dalam melakukan pengawasan. Peran ini sepertinya telah dilakukan masyarakat Desa Labuan Mapin Kecamatan Alas yang mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan penggunaan dana desa Tahun 2015. Karenanya dugaan itu telah dilaporkan ke Polres Sumbawa untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan.

Irfan—salah seorang pelapor mengatakan, pengaduan yang diajukan ini terkait dengan sejumlah kegiatan yang dikerjakan pada Tahun 2015 dan direncanakan 2014 lalu. Ada sejumlah item pekerjaan yang direncanakan diduga tidak dikerjakan. Di antaranya pengerjaan paving blok di dua dusun desa setempat. Seharusnya dilaksanakan di Dusun Pasanggerahan dan Dusun Bajo, namun hanya dikerjakan di Dusun Pasangrahan. Kemudian pengadaan kursi rapat juga diduga diselewengkan. Seharusnya kursi tersebut mengatasnamakan desa namun dijadikan atas nama pribadi. Tak hanya itu pengadaan tanah kuburan diduga dimark-up. Tanah itu dijual oleh pemiliknya kepada desa bukan kepada pribadi mengingat pembeliannya dianggarkan melalui dana desa. Karena akan dijadikan lokasi pekamanan umum, pemilik tanah hanya menjual Rp 5 juta. Namun, oknum kepala desa diduga mengganggarkan pembeliannya Rp 70 juta. Ini juga tanpa kwitansi dan aktas jual beli. Demikian dengan tanah untuk pembangunan balai desa yang tidak diketahui, padahal pengadaannya sudah masuk dalam perencanaan untuk dibeli. Tidak diketahui secara pasti berapa kerugian desa dari dugaan penyimpangan ini sebab RAB-nya tidak disampaikan kepala desa. Padahal masyarakat memiliki hak untuk mengetahuinya.

Baca Juga  Petani Lunyuk Rea Ditemukan Tewas, Leher Terluka Parah

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad, SIK mengakui adanya surat pengaduan tersebut dan akan diselidiki satuan reserse dan criminal (Reskrim). “Kami berencana menurunkan tim untuk memastikan benar dan tidaknya isi dalam laporan,” ujar kapolres. Ketika dari hasil penyelidikan terindikasi adanya penyimpangan, penanganannya akan ditingkatkan ke proses penyidikan yang tentunya diikuti dengan penetapan tersangka. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD