Telusuri Reses Fiktif, Pejabat Setwan Diperiksa Polisi

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/05/2016)

Kasus dugaan reses fiktif oknum anggota Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa berinisial AR terus disidik polisi. Sebelumnya laporan Ketua LSM Lingkar Hijau, Muhammad Taufan ini ditangani penyidik tindak pidana umum, namun karena ada indikasi dugaan korupsi, akhirnya kasus tersebut dilimpahkan penanganannya ke penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. Setelah memeriksa pelapor, kini penyidik menjamah kalangan DPRD. Terbukti dengan hadirnya Agus Mustamin S.Sos M.Si—Kepala Bagian (Kabag) Program dan Keuangan DPRD Sumbawa untuk memenuhi panggilan polisi, Senin (16/5). Pejabat ini dimintai keterangan selama beberapa jam di ruang Unit Tipikor. Rencananya setelah ini penyidik akan memanggil bendahara pengeluaran dan selanjutnya oknum anggota DPRD, AR selaku terlapor.

Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, AKP Tri Prasetiyo mengatakan, pemanggilan pejabat di secretariat dewan ini untuk mendapatkan keterangan terkait prosedur administrasi pencairan dana reses untuk anggota DPRD hingga pertanggungjawaban penggunaannya. Setelah mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak ungkap Kasat Tri—sapaan singkatnya, penyidik akan turun ke lapangan untuk memastikan benar dan tidaknya kegiatan reses dilakukan. “Kami akan turun ke sejumlah titik tempat reses dimaksud. Sebab dari laporan yang kami terima, uang reses cair tapi tidak ada kegiatan. Dan dokumen yang menunjukkan adanya kegiatan reses itu dari laporan diduga direkayasa. Inilah yang kami selidiki,” ucap Kasat Tri. Dari hasil ini nantinya akan dilakukan gelar perkara guna menentukan apakah laporan ini masuk tindak pidana atau perdata. Jika pidana maka akan terungkap siapa-siapa tersangka dalam kasus ini. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  BPN Sumbawa Luncurkan Tiga Program Gratis

No More Posts Available.

No more pages to load.