Pengedar Narkoba Diringkus, Sita Shabu ½ Ons

oleh -33 views
penggerebekan di kos-kosan Panto Daeng

SUMBAWA BESAR, SR (16/05/2016)

Seorang pengedar narkoba berhasil diringkus jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa tadi malam sekitar pukul 20.00 Wita. Penangkapan ini dilakukan dari hasil pengembangan pengguna narkoba yang tertangkap sejam sebelumnya. Dalam penangkapan pengedar berinisial AP alias Rilos di kos-kosan lingkungan Panto Daeng, Kelurahan Brang Bara, polisi melibatkan ketua RT setempat. Ketua RT inilah yang berhasil menemukan hampir setengah ons shabu yang disembunyikan tersangka di dalam kloset tempat BAB.

Menurut informasi yang diserap SAMAWAREA di lokasi, bermula ketika tim Satres Narkoba mendapat laporan adanya transaksi narkoba di depan Masjid Panto Daeng. Tim langsung beranjak menuju TKP dan berhasil meringkus MA alias Kamel. Dari tangannya ditemukan satu poket shabu dan tiga bundel plastik bening. Hasil pengembangan penyidikan, tim bergerak ke kos-kosan tidak jauh dari TKP. Namun sebelumnya tim mengajak serta Ketua RT setempat, Jafar Mala S.Sos termasuk Camat Sumbawa Mulyadi S.Sos yang kebetulan tinggal di komplek tersebut untuk melakukan penggerebekan. Rilos—penghuni kost sempat mengelak saat diinterogasi. Tapi upayanya tidak berhasil setelah ketua RT yang ikut melakukan penggeledahan bersama polisi menemukan bungkusan plastik di dalam kloset kamar mandi. Saat dibuka ternyata isinya beberapa poket shabu dengan ukuran dan berat bervariasi, serta satu poket besar ganja kering. Rilos langsung digelandang ke Polres Sumbawa menjalani pemeriksaan. Kasatres Narkoba Polres Sumbawa, IPTU Totok Suharyanto SH yang ditemui belum bisa memberikan keterangan karena kasus itu masih didalami. “Saya juga belum lapor Kapolres, besok aja,” katanya.

Baca Juga  Narkoba Meruntuhkan Peradaban Manusia

Narkoba closet

Ketua RT M Jafar Mala menemukan Bb Shabu di dalam closet
Ketua RT M Jafar Mala menemukan Bb Shabu di dalam closet

Sementara Ketua RT 02 RW 07 Panto Daeng, Jafar Mala S.Sos mengaku ikut dalam penggerebekan itu. Bahkan dia juga ikut andil dalam menemukan barang bukti narkoba yang disembunyikan salah satu penghuni kost di dalam kloset. Jeffi—sapaan akrabnya, mengaku sudah curiga dengan keberadaan kos-kosan di lingkungannya. Selain tidak melaporkan keberadaan penghuninya, keberadaan kost-kosan itu menjadi tempat berkumpulnya orang-orang dari luar. Karena itu ketika ada penggerebekan, pihaknya ikut serta.

Dua tersangka didampingi Kasat Narkoba IPTU Totok Suharyanto SH, Camat Sumbawa Mulyadi S.Sos dan Ketua RT 002 RW 07 Brang Bara M Jafar Mala S.Sos
Dua tersangka didampingi Kasat Narkoba IPTU Totok Suharyanto SH, Camat Sumbawa Mulyadi S.Sos dan Ketua RT 002 RW 07 Brang Bara M Jafar Mala S.Sos

Hal senada dikatakan Camat Sumbawa, Mulyadi S.Sos. Ia menghimbau lurah maupun ketua RT untuk aktif dalam mengawasi lingkungannya terhadap keberadaan orang asing. Ketua RT harus proaktif dalam mengidentifikasi warganya guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus penggerebekan narkoba di kos-kosan wilayah Panto Daeng. Demikian dengan pemilik kos untuk melaporkan siapa saja penghuni kos-kosannya. “Penangkapan narkoba ini menjadi bukti nyata. Ini menjadi pelajaran yang harus diwaspadai. Apalagi keberadaan pengedar narkoba di lingkungan itu sangat mengkhawatirkan karena dapat mengancam dan menjerumuskan generasi muda setempat,” demikian Camat Mul. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD