Dana Klaim KB BKBPP Sumbawa Dibidik Polisi

oleh -11 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/05/2016)

Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa kini menyelidiki dugaan penyimpangan dana klaim KB dan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Kantor Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Sumbawa. Untuk mengumpulkan keterangan, penyidik setempat mulai melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait. Diawali dengan pemeriksaan terhadap Kabid KB dan Kesehatan Reproduksi BKBPP Sumbawa, Elfi Wahyuni, belum lama ini.

Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, AKP Tri Prasetiyo yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Senin (16/5), mengatakan bahwa penyelidikan ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat. Dalam laporan itu, mempersoalkan adanya klaim dana pelayanan KB yang diduga fiktif. Dana klaim itu berasal dari pusat yang dialokasikan ke propinsi. Untuk mendapatkan dana ini, kabupaten melalui BKBPP mengajukan klaim terhadap pelayanan yang dilakukan. Seperti pemasangan IUD dan implant serta pencabutan implant. “Dari informasi yang kami peroleh, untuk pemasangan IUD per pasien Rp 50 ribu, pemasangan implant Rp 25 ribu dan pencabutan implant Rp 50 ribu per pasien. Dana inilah yang diklaim kabupaten ke propinsi sesuai dengan jumlah pasien yang dilayani. Inilah yang kami telusuri apakah benar atau fiktif,” kata Kasat Tri.

Sedangkan dana BOK, dari keterangan pihak BKBPP yang diperiksa, jika dana itu tidak disalurkan ke BKBPP melainkan Dikes. Karena itu, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada PPK BOK di Dikes Sumbawa, namun berhalangan hadir. Berdasarkan surat yang ditandatangani Sekretaris Dikes, Junaidi A.Pt M.Si menginformasikan jika PPK tersebut sedang melaksanakan tugas dinas keluar daerah. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Tidak Ada Tempat Aman Bagi Pelaku Kejahatan

No More Posts Available.

No more pages to load.