Jadi Kepala SDN 7, Amir Tidak Takut Mati

oleh -82 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/05/2016)

Jabatan Kepala SDN 7 Sumbawa Besar belakangan ini menjadi momok di kalangan tenaga pendidik lingkup Dinas Diknas. Betapa tidak, secara berturut-turut dua orang kepala sekolahnya meninggal dunia. Belum lagi beberapa orang guru termasuk penjaga sekolah yang berlokasi di Jalan Mawar ini satu per satu dipanggil yang maha kuasa. Setelah cukup lama lowong, akhirnya jabatan Kepala SDN 7 Sumbawa terisi melalui pelantikan yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (13/5). Kadis Diknas Sumbawa mempercayakan jabatan itu kepada Amiruddin S.Pd, mantan Guru Pendidikan Jasmani di SDN 2 Sumbawa. Karena itu pada pelantikan 28 orang kepala sekolah ini, Amiruddin menjadi pusat perhatian. Bahkan secara kebetulan, Amiruddin didaulat sebagai perwakilan kepala sekolah untuk membacakan surat pernyataan dan sumpah jabatan.

Amiruddin S.Pd, Kepala SDN 7 Sumbawa Besar
Amiruddin S.Pd, Kepala SDN 7 Sumbawa Besar

Ditemui SAMAWAREA usai pelantikan, Amir—akrab ia disapa, menyatakan bahwa jabatan yang disandangnya bukan momok apalagi dikait-kaitkan dengan mitos yang berkembang. Menurutnya, persoalan mati adalah takdir manusia yang tidak bisa dihindari. “Mati adalah hak prerogative Allah SWT. Tanpa saya menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 7 atau dimanapun berada, jika Allah berkehendak pasti kita merasakannya,” kata kepala sekolah yang juga atlit bulutangkis ini.

Yang harus ditakutkan saat ini ungkap Amir, adalah ketika tugas yang diberikan ini tidak mampu diemban dengan baik. Karenanya Ia akan menunaikan tugas baru tersebut secara ikhlas dan penuh tanggung jawab baik pada diri, orang lain maupun kepada Allah SWT. Sebagai kepala sekolah baru, Ia akan mengoptimalkan potensi yang ada. Ia akan menerapkan manajemen terbuka, menjalin kerjasama dan menciptakan team-work di sekolah untuk melaksanakan tugas pendidikan dengan baik. “Suksesnya pendidikan di sekolah tergantung dari guru. Untuk itu guru harus diberikan motivasi, tidak boleh ditekan tapi diberikan kebebasan untuk berkreasi di dalam melaksanakan tugasnya sehingga hal-hal yang kita harapkan dapat dicapai dengan mudah,” ujarnya, seraya menyatakan komitmennya untuk mengembalikan predikat SDN 7 Sumbawa sebagai sekolah pembina kesenian di samping akan melahirkan atlit berbakat khususnya di cabang olahraga bulutangkis. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.