Kasus Pembakaran Bus, Bupati Sumbawa Minta Maaf

oleh -23 views

SUMBAWA BESAR, SR (12/05/2016)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc menyampaikan permohonan maaf kepada pengusaha bus yang menjadi korban dari emosi sesaat warga di Kecamatan Maronge. Tindakan main hakim sendiri sekelompok masyarakatnya mungkin tidak direncanakan dan aksi spontan ini muncul setelah adanya kecelakaan lalulintas yang menimpa warga setempat. Namun demikian apa yang dilakukan warga juga tidak bisa ditolerir, karena telah melakukan tindakan yang melanggar hukum. Dan apa yang dilakukan itu juga bukan karakter orang Sumbawa. Tentunya tindakan itu telah menciderai citra masyarakat Sumbawa yang seolah-olah bersikap arogan. Karenanya Ia menghimbau masyarakat Sumbawa untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Ketika terjadi permasalahan hukum agar diserahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum. Masyarakat pun harus memberikan dukungan tegaknya supremasi hukum. “Jangan jadi provokator dan jangan terprovokasi untuk melakukan tindakan-tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Mari kita jaga suasana senap semu nyaman nyawe di daerah ini,” ujar Bupati kepada SAMAWAREA, Kamis (12/5).

Bupati WawancaraBus TerbakarSebaliknya Bupati Haji Husni juga mengingatkan para sopir atau pengguna jalan untuk berhati-hati, dan tidak ugalan-ugalan di jalan yang menjadi pemicu kecelakaan lalulintas. Akibat dari kesalahan sopir ini, pengusaha bus yang menjadi korban dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Seperti diberitakan, sudah dua bus jurusan Bima—Surabaya dibakar massa di wilayah Kecamatan Maronge. Sebelumnya Dunia Mas hangus dibakar akibat menabrak pengendara menyebabkan meninggal dunia. Kali ini terulang Bus Surya Kencana hangus setelah menabrak pengendara yang hingga kini masih dirawat di RSUD karena menderita luka berat. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Diduga Cabul, Rumah Dukun Dibakar Massa