Kasus Pembakaran Bungalow di Pulau Moyo Masih Disidik

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (10/05/2016)

Kasus pembakaran bungalow dan pengrusakan excavator milik pengusaha di Pulau Moyo, hingga kini masih dalam penanganan penyidik kepolisian Polres Sumbawa. Meski para pelaku sudah teridentifikasi namun polisi tidak gegabah sebelum melengkapi alat bukti yang ada. “Masih ada saksi-saksi yang belum dimintai keterangan,” kata Kasat Reskrim setempat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tri Prasetiyo kepada SAMAWAREA, kemarin.

Ada beberapa saksi yang telah dimintai keterangan. Mereka adalah para pekerja mess dan operator alat berat. Namun yang belum memenuhi panggilan polisi hingga saat ini adalah saksi yang berasal dari warga di sekitar TKP. Panggilan kedua pun kembali dilayangkan, dan diharapkan warga proaktif. Ketika semua alat bukti sudah lengkap lanjut Kasat Tri—akrab perwira muda ini disapa, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka. Kemudian para tersangka akan dipanggil secara patut. Ketika panggilan ini tidak dipenuhi, polisi akan melakukan tindakan paksa sesuai aturan hukum yang berlaku. “Kami akan tempuh cara-cara yang procedural, mulai dari mengumpulkan alat bukti hingga dilakukan gelar perkara,” imbuhnya.

Sementara Daeng Syam—pengusaha sekaligus pelapor didampingi kuasa hukumnya Harmono SH, berharap polisi segera menangkap pelakunya. Ia mengaku pasca pembakaran dan pengrusakan tersebut, gangguan masih saja terjadi sehingga investasi akan dilakukannya di wilayah Dusun Stema Desa Labuan Aji, Pulau Moyo, menjadi terhambat. “Inilah tujuan kami datang ke Polres untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus yang kami laporkan,” ujarnya.

Baca Juga  Hilang 3 Hari, Ditemukan Tewas Mengapung di Laut

Seperti diberitakan, sekelompok warga dari Dusun Brang Kua dan Arung Santek melakukan aksi pembakaran dan pengrusakan sebuah mess dan alat berat. Hal ini dipicu persoalan tanah yang diakui warga belum dituntaskan pembayarannya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD