Beragam Masalah, Camat Alas Lapor Bupati

oleh -9 views
Camat Alas, Lukmanuddin S.Sos

SUMBAWA BESAR, SR (04/05/2016)

Camat Alas, Lukmanuddin S.Sos memanfaatkan momen pencanangan Gerakan Nasional BBGRM XIII yang dipusatkan di Kecamatan Alas, Rabu (4/5) untuk melaporkan berbagai permasalahan. Di antaranya adalah persoalan bencana alam. Dalam beberapa minggu yang lalu, kecamatannya dilanda berbagai bencana baik musibah kebakaran maupun banjir bandang yang menelan kerugian yang sangat besar bukan hanya jiwa tapi juga harta benda. Untuk kebakaran, sudah terjadi beberapa kali dan ada beberapa rumah warga yang hangus. Penanganan kebakaran ini terbilang lambat karena masyarakat memadamkan api dengan air seadanya. Akibatnya api meluas. Karenanya Ia berharap adanya penempatan armada mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Alas guna mengatasi musibah kebakaran di tiga kecamatan yaitu Buer dan Alas Barat. Kemudian musibah banjir, banyak jalan yang rusak dan jembatan putus sehingga mengganggu arus lalulintas. Selain itu fasilitas pertanian rusak berat. Untuk itu Ia meminta kepada Bupati agar dapat menginstruksikan instansi terkait menangani permasalahan yang dihadapi warganya.

Namun paling penting bagaimana banjir tersebut dapat dicegah. Di samping lahan sungai yang sudah tertimbun berubah menjadi pemukiman, juga adanya aktifitas illegal masyarakat dengan membabat hutan dan melakukan aktivitas tambang rakyat yang marak belakangan ini. Terlebih lagi pertambangan liar itu sudah menelan korban. Untuk menghentikan aktivitas ini tidak bisa dilakukan secara individu, melainkan sinergi lintas sektoral. “Harus ada gerakan massif yang diinisiasi instansi terkait seperti kehutanan dan pertambangan serta aparat penegak hukum. Inilah yang kami harapkan bantuan Bapak Bupati agar persoalan yang berdampak luas ini tidak terkesan adanya pembiaran,” pintanya.

Baca Juga  RSUD Sumbawa dan RSMA Kekurangan Tabung Oksigen

Menanggapi laporan itu, Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc berharap instansi harus lebih berperan dalam melaksanakan tupoksinya. Misalnya bencana alam baik banjir maupun kebakaran, harus ada langkah-langkah yang dilakukan mulai dari pra, saat dan pasca bencana. Kemudian soal illegal logging dan illegal mining, Bupati menegaskan bahwa aksi tersebut adalah pelanggaran yang luar biasa karena menimbulkan dampak buruk. Untuk illegal logging Ia meminta kehutanan bergerak berkoordinasi dengan aparat penegak hokum untuk mengambil langkah-langkah baik persuasif bahkan represif. Demikian dengan illegal mining, Bupati tidak ingin Alas berubah seperti Labaong. “Segera diambil tindakan,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.