Terus Berinovasi, KPPT Terapkan Pelayanan Online

oleh -69 views

SUMBAWA BESAR, SR (02/05/2016)

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Sumbawa tak henti-hentinya berinovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini satu-satunya SKPD di Kabupaten Sumbawa yang mendapat raport hijau dari Ombudsman, segera menerapkan pelayanan secara online. Sebagai persiapan, KPPT mengundang tim ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI untuk melakukan bimbingan teknis pelayanan perizinan berbasis online. Rencananya Bimtek yang diikuti dua orang dari KPPT dan dua orang dari Dishubkominfo Sumbawa ini akan berlangsung selama tiga hari.

KPPT OnlineKPPT Online 1Kepala KPPT Sumbawa, Wirawan Ahmad S.Si M.Si yang ditemui SAMAWAREA, Senin (2/5) mengatakan, pelayanan online ini akan diterapkan pekan depan yang ditandai launching program. Dengan sistem ini, masyarakat tidak perlu datang ke KPPT untuk mendaftar permohonan perijinan, tapi bisa langsung dari rumah. Selain mudah, pengurusan perijinan melalui system ini jauh lebih cepat dari system manual yang diterapkan selama ini sehingga pelayanan menjadi lebih singkat sesuai dengan visi misi pemerintahan Husni—Mo. “Untuk pelayanan online ini kami menggunakan aplikasi khusus dan untuk memantapkan aplikasi ini, kami menggelar bimbingan tekhnis (bimtek) sejumlah pegawai KPPT dan Dishubkominfo yang nantinya akan menjadi tenaga operator,” jelasnya.

Sementara Tim Ahli dari Direktorat E-Government Kemenkominfo, Chairina S.Kom., M.TI menjelaskan, aplikasi yang digunakan tersebut bernama Aplikasi Cerdas Layanan Terpadu Untuk Publik (SI CANTIK). Aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh semua instansi dan dapat dikonfigurasikan tergantung kebutuhan daerah masing-masing mengingat jenis perizinan di setiap daerah berbeda. Melalui system ini pelayanan nanti akan sangat berbeda dari sebelumnya. Sebelumnya atau Tanpa E-Goverment (manual) prosedur pelayanan (persyaratan, waktu, biaya dan tahapan proses) tidak standar, tersebarnya layanan di berbagai dinas, dan berpotensi timbulnya praktek percaloan. Sedangkan menggunakan E-Government (Si Cantik), menerapkan prosedur pelayanan baku, layanan yang terdistribusi dapat diintegrasikan dengan aplikasi dan internet. Selain itu masyarakat dapat mengajukan permohonan sendiri dengan mudah, yang berujung semakin banyak investor.

Baca Juga  106 Kepsek Dimutasi, 4 Guru Kelas Jabat Kepala Sekolah
 Tim Ahli dari Direktorat E-Government Kemenkominfo, Chairina S.Kom., M.TI
Tim Ahli dari Direktorat E-Government Kemenkominfo, Chairina S.Kom., M.TI

Lalu apa saja Fitur Si Cantik ? menurut Chairina adalah aplikasi perizinan yang dapat diimplementasikan pada model PTSP dan PTSA maupun model PTSP alternative (Pelayanan Terpadu Terdistribusi. Kemudian dapat di-customize yaitu ijin dapat ditambahkan dan disetting oleh penyelenggara sesuai dengan Perda yang berlaku. Selain itu pembatasan hak akses pengguna berdasar jenis perijinan maupun perannya. Fitur lainnya adalah pimpinan daerah dapat memonitoring perizinan yang telah dilayani, dan tracking status permohonan yaitu pemohon dapat mengetahui status permohonannya. “Ada beberapa aplikasi di antaranya Aplikasi Front Office (Portal) diperuntukkan bagi masyarakat untuk mengetahui informasi perizinan, dan Aplikasi Back Office bagi pengelola perizinan untuk mengelola dan memproses pendaftaran,” demikian Chairina. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.