Hari Pertama, Kuda Bupati Dompu Pembuka Kemenangan

oleh -8 views

Kuda Walikota Bima Ikut Berjaya

SUMBAWA BESAR, SR (01/05/2016)

Podium Arena Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, seketika terhentak dan penuh sesak oleh ratusan penggemar pacuan yang datang dari segala penjuru termasuk dari luar daerah seperti KSB, Bima, Dompu, Lombok, Bali, Surabaya dan Jakarta. Mereka tampak antusias karena kerinduannya terobati dengan kembali digelarnya Pacuan Kuda Gubernur Cup dan Bupati Sumbawa Cup yang menyediakan hadiah yang cukup besar.

Pada laga pembuka ini dipertandingkan KELAS OB. Jop Spit—kuda pacuan milik Bupati Dompu, Drs H Bambang Yasin, meraih kemenangan setelah menjadi yang tercepat dari empat kuda lainnya. Berada di posisi kedua dan ketiga Ren I ini adalah Mastura milik Karyawati Utama BNI dan Kartini (Ir H Ngempo Ketua Pordasi Bima). Untuk Ren II, Sarmila (Putri Berare) berada di urutan pertama, disusul Graha Angkasa (Rukmini Sebewe) dan Peluru (H Sanusi Kota Bima). Ren III, Putra Perkasa (Ages Kr Cemes) pertama, kedua dan ketiga adalah Dewa Amor (M Rizki Dompu) dan Tanda Gambar (H Ibrahim Sebewe). Ren IV, Gadis Bima milik Jonathan Kota Bima menjadi yang terdepan mengalahkan Taposa (Mastar M Saleh) dan Bintang Film (H Masting Berare). Ren V, Garuda Sakti (Hj Inawati Sumbawa) meraih posisi pertama. Di belakangnya ada Hitam Manis (Mahyawati Jogja) dan Putri Perkasa (Ages Kr Cemes). Dan Ren VI, Kunanti–kuda pacuan milik Bidan Tati RSUD Sumbawa kembali memperlihatkan keperkasaannya. Kuda yang pada event-event sebelumnya tak terkalahkan ini menutup kemenangan di KLAS OB dengan mengandaskan ambisi Bintang Mandalika (Aminah Sukrin Bima) dan Inneke (Jonathan Kota Bima).

Pacuan Angin LautDi KELAS PEMULA, kuda-kuda pendatang baru mulai dikenal setelah menjadi juara arena. Seperti Kejar Untung (Jafar Songkar), Bintang Junior (Rahmanuddin (Raberas), Pesawat (Mustaram Raberas), Dinasti (Syarif Hidatullah Bima), Gadis Pantura (Is Sernu), Yang Kucinta (Sopan Sopian Dompu), Cinderellah (Edy Kalampa Woha Bima), dan Gadis Lombok (Ny Masnah Loteng).  Delapan kuda ini menjadi juara pertama di masing-masing Ren.

Selanjutnya KELAS OA. Pada Ren I, Kokus (Anas Urbaningrum Tente Bima) berhasil meraih juara pertama disusul Dewi Utara (M Taufik Baru) dan Burung Walet (Yud Pungkit). Ren II, Gunung Sari—kuda baru milik Doktor Zul (DPR RI) unggul dari saingannya, Tores (M Nur Ngeru) di posisi kedua dan Pramugari (Ari Rendra) ketiga. Ren III, Desilva (Mr Lae Kota Bima) jauh meninggalkan kuda lainnya. Di belakangnya mengekor Putra Bajang (Kaisya Putriyani Penyaring) dan Putri Villa (Nela Kebayan). Ren IV kuda koleksi Mr Lae Bima sungguh luar biasa. Adalah Claudia berhasil unggul dari Istri Muda (Rio Alfati Lopok) dan Soimah (Mahyawati Jogja). Bergeser ke Ren V, Cantik Manis milik Drs Muhdar (Jakarta) tak terkejar. Berada di urutan kedua Jauh di Mata (Egi Empang) dan Pendekar (Sudirman Maronge) di urutan ketiga. Ren VI, Stefi—kuda pacuan milik H Adnan Abdullah Kota Bima, membuat penggemarnya kegirangan. Kuda tersebut menjadi yang tercepat mengalahkan Anaku (Dao Boal) dan Sri Bintang Utara (Anto Sebewe) yang berada di posisi kedua dan ketiga. Ren VII, Kejar Untung milik Kusmayadi Sebewe menjadi kuda yang beruntung karena mampu menjadi yang terdepan dari Pangeran (Aris Raberas) dan Bintang Pramugari (Ari Rendra S.Pt Lape). Ren VIII, Kridayanti—kuda pacuan Jonathan Kota Bima menjadi penutup kemenangan di KELAS OA setelah mengalahkan saingannya, Bintang Kota (Sakila Kerato Sumbawa) dan Lintas Tambora (Akil Songkar).

Baca Juga  Siswi SMAN 1 Plampang Raih Medali Perak Kejuaraan Taekwondo di Mataram

Kemudian KELAS HARAPAN B Ren I, Putri Angkara milik HM Tayeb Kota Bima unggul. Mengekor di belakangnya Dewi Samudera (M Amin S.Sos Dompu) dan Marlboro (Abdul Munir Kota Bima). Ren II, Salju (Heru Satria Ramdani Sumbawa) lebih awal mencapai finish diikuti Pendatang Baru (Ilyas Sila Bima), dan Bintang Lokasi (Rukmini Sebewe). Lanjut di Ren III di kelas yang sama, Cahaya Tambora (Argo Karang Jati) unggul dari lawannya Raja Arab (Nadifa Maluk) dan Bintang Gerhana (Bagas Lape) yang berada di urutan kedua dan ketiga.

Ren IV, Pantai Selatan (Dwi Prayoga Raberas) di urutan pertama disusul Raodah (Ir H Nggempo Ketua Pordasi Bima), dan Putri Karlina (Akram Saki Potu II Dompu). Ren V, Dewi Murni (Syahrul Potu 2 Dompu) yang menjadi kuda tercepat, mengekor di belakang Alfatar kuda milik Ruslan Kodim Sumbawa, dan Moncantika (Syamsul Rizal Sila Bima). Ren VI, Mustika Ratu milik Jonatan Kota Bima berhasil mendahului kuda lainnya. Di belakangnya Foker milik A Halik Kalapas Bima, dan Laskar Cinta (Noval Karang Cemes Sumbawa).

Waktu beranjak sore pertandingan masih tersisa dua Kelas yaitu Tunas C dan Dewasa D. Meski demikian para penggemar kuda tak beranjak bahkan semakin bersemangat dengan suara riuh rendah yang masih terdengar jelas. Sebab di dua kelas ini bertanding kuda-kuda jawara. Di KELAS TUNAS C, Ren I, Angin Topan—kuda milik AM Imran SH (Ketua Pordasi Sumbawa) melesat cepat mencapai garis finish. Kuda tersebut menyudahi perlawanan kuda unggulan, Buroq milik Dr Zul, dan Anggun (Edi Irwansyah Kota Bima) yang mengekor di urutan kedua dan ketiga. Bergeser di Ren II, Bongkar (H Lalu Adhar Praya) mengalahkan Gadis (SA12 Mubarok Kota Bima), dan Selamat Datang (Khaerul Sape Bima). Ren III, Ratu Ayu kuda milik H A Rahman Wakil Walikota Bima tak terkejar. Mengekor di belakangnya Ratu Qoin (Rahmat Mataram) dan Pangeran (M Rizki Dompu). Berlanjut ke Ren IV, Permaisuri milik H Jaya Muis Sumbawa mampu meraih tahta meninggalkan Zaskia Gotik (M Zain Malili) dan Kartini (Abdullah Plampang).

Baca Juga  Fud: Sudah Seharusnya Smelter PT AMNT Dibangun di KSB

Pacuan angin laut 4Kelas terakhir adalah KELAS DEWASA D. Ren I, Nona Manis (Zubaedah Samapuin) dan Anak Mas (A Azis AB KSB) harus mengakui kehebatan Payaki. Kuda pacuan milik Lionel Sape Bima ini unggul dari dua lawan beratnya itu. Ren II, Bintang Nagari—kuda tangguh milik Dr Zul masih tak terkalahkan. Mengekor di belakangnya Sejati kuda milik Bupati Bima, Hj Dinda Damayanti, dan Jafira (M Amin S.Sos Balibunga Dompu). Ren III, Masting—kuda pacuan milik Walikota Bima H Qurais H Abidin tercepat meninggalkan Arjuna (Indra Majid PPN Bukit Indah Seketeng) dan Putra New (Suhardi Sebewe). Ren IV, Cewek Masa Kini kembali mencatat namanya di papan teratas. Kuda milik Ny Rukmini Sape Bima ini mempecundangi Mimbar Alam (Drs Mursalim Raberas) dan Primadona (Sania Kota Bima).

Panitia Penyelenggara, Lukman yang ditemui SAMAWAREA di lokasi, mengatakan, kuda yang berada di posisi tiga besar pada babak pertama di semua kelas akan kembali dipertandingkan pada babak kedua nanti. Untuk babak pertama akan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama diturunkan 184 kuda, dan hari kedua, Senin (2/5) besok akan dipertandingkan empat kelas yaitu Kelas Tunas A, Tunas B, Dewasa A dan Dewasa B. Ada beberapa kuda yang diunggulkan dari empat kelas ini di antaranya Gadis Villa. Kuda legenda milik Doktor Zul ini sudah menjadi langganan juara umum hampir di semua event. Pada event kali ini kehebatannya kembali diuji apakah masih mampu mempertahankan tradisi juara. Kuda unggulan lainnya adalah Liberty milik H Adnan Abdullah Bima. Sama seperti Gadis Villa, Liberty juga langganan juara. “Pastinya pertandingan besok berlangsung seru dan rugi jika tidak menyaksikannya secara langsung,” demikian Lukman. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD