Berkas Kasus Bank NTB Sumbawa Masih Diteliti Jaksa

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (01/05/2016)

Proses Penyidikan kasus dugaan penyimpangan Proses Pemberian Kredit Mitra Wirausaha (KMWU) di PT Bank NTB Cabang Sumbawa hingga kini belum tuntas. Sebab hingga kini berkas perkara kasus yang ditangani penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa, masih dinyatakan belum lengkap oleh pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Hal ini diakui Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Tri Prasetiyo yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Minggu (1/5).

Pihaknya sempat mengirim berkas perkara tahap pertama, namun dikembalikan jaksa karena masih ada hal yang perlu disempurnakan. Pengembalian berkas itu dilengkapi dengan petunjuk yang harus dipenuhi penyidik kepolisian. Petunjuk itupun sudah dipenuhi penyidik dan berkas tersebut telah dikirim kembali kepada pihak kejaksaan. “Sudah kami kirim kembali, sampai sekarang kami belum tahu apakah dinyatakan lengkap atau tidak,” kata Tri Prasetiyo. Berkas itu akan diteliti oleh pihak kejaksaan dan tidak menutup kemungkinan dikembalikan jika masih ada yang perlu diperbaiki. Namun Ia berharap sudah tidak ada permasalahan lagi dengan berkas perkara tersebut agar tiga tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus tersebut segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Seperti diberitakan, kasus dugaan penyimpangan Proses Pemberian Kredit Mitra Wirausaha (KMWU) di PT Bank NTB Cabang Sumbawa terjadi 2007 lalu dan mulai ditangani polisi awal 2015. Bermula dari pemberian kredit kepada 151 karyawan PTNNT senilai total Rp 7,5 miliar dengan kisaran Rp 50 juta per orang. Namun dalam pencairan kredit diduga tidak sesuai prosedur, karena pencairannya diduga dilakukan langsung tanpa ada pengecekan lapangan dan jaminan dari kreditur. Audit investigasi BPKP mengungkap kerugian negara mencapai Rp 2.388.963.150 (Rp 2,38 M). Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, polisi menetapkan tiga orang tersangka sejak Juli 2015 lalu. Yaitu MAR (mantan pemimpin), MAB (Wakil Pimpinan) dan SN (mantan Penyelia Administrasi dan Kredit) sejak Juli 2015 lalu. Ketiganya sempat ditahan namun ditangguhkan. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Tak Ingin Putus Silaturahim, Letkol Samsul Huda Janji Wartawan Daging Asap Khas Kupang