Arena Pacuan Angin Laut Siap Lahirkan Juara Baru

oleh -2 views

Pacuan Kuda Gubernur NTB Cup dan Piala Bupati Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (01/05/2016)

Pacuan kuda Gubernur NTB Cup dan Piala Bupati Sumbawa 2016, resmi dibuka, Minggu (1/5) pagi tadi. Sebanyak 184 ekor kuda diturunkan pada babak penyisihan hari pertama tersebut. Kuda-kuda ini tersebar di 6 kelas yakni Kelas Pemula, OA, OB, Harapan B, Tunas C dan Dewasa A. Tampak di antaranya kuda jawara yang pernah beberapa kali naik podium di setiap event serupa. Adalah Buroq milik Doktor Zul, Hitam Manis milik M Jafar Berare, dan Saskia Gotik (M Zain Malili). Keempat kuda ini berada di Kelas Tunas C. Ada juga Sang Diva milik Ny Siti Sarah Kalampa Bima yang berlaga di Kelas Harapan B. Selanjutnya Bintang Film (H Masting Berare), Sarmila (Putri Berare), Kunanti (Bidan Tati) dan Gadis Bima (Jonatan Kota Bima) di Kelas OB. Yang paling banyak turun di kelas Dewasa D. Seperti Nona Manis (Zubaedah Samapuin), Jatatur (Wirawan S.Si MT Panto Daeng), Mimbar Alam (Drs Mursalim Labuan Sumbawa) dan tiga kuda milik Doktor Zul yaitu Black Rodes, Bintang Nagari dan King Ramadhan. Menariknya lagi, ada beberapa kuda milik para pejabat di daerah yang bertarung di babak penyisihan ini. Seperti Jop Spit—kuda pacuan milik Bupati Dompu, Drs H Bambang Yasin, Masting milik Walikota Bima, H Qurais H Abidin, Sejati milik Bupati Bima Hj Dinda Damayanti, dan Ratu Ayu milik Wakil Walikota Bima H A Rahman.

Baca Juga  Kemenristek Dikti Hargai Suplemen Daun Kelor UTS 256 Juta
AM Imran SH, Ketua Panitia sekaligus Ketua Pordasi Sumbawa
AM Imran SH, Ketua Panitia sekaligus Ketua Pordasi Sumbawa

Ketua Panitia Penyelenggara, AM Imran SH mengatakan, event yang dilaksanakan sejak 1 Mei hingga 8 Mei mendatang ini berhadiah total ratusan juta rupiah. Sebanyak 300-an kuda ikut ambil bagian dalam kegiatan ini selain dari Sumbawa, Bima, dan Dompu, juga berasal dari kabupaten/kota di Pulau Lombok, Bali, Surabaya dan Jakarta. Ada 14 kelas yang diperlombakan yaitu Kelas Formula Pemula, Kelas TK, Kelas OA, Kelas OB, Kelas Harapan A, Kelas Harapan B, Kelas Tunas A, Kelas Tunas B, Kelas Tunas C, Kelas Dewasa A, Kelas Dewas B, Kelas Dewasa C, Kelas Dewasa D dan Kelas Dewasa E. Untuk babak penyisihan di hari pertama mempertandingkan 6 kelas menggunakan system gugur. Bagi yang berada di posisi pertama hingga ketiga akan dipertandingkan pada babak kedua yang akan dilaksanakan Rabu (4/5) mendatang. Imran yang juga Ketua Pordasi Sumbawa ini menyampaikan apresiasi kepada para pecinta kuda yang ikut menyukseskan kegiatan tahunan tersebut. Selain pacuan ini sebagai ikon budaya dan pariwisata juga sebagai ajang menjalin persahabatan dan hiburan. “Pastinya event ini akan melahirkan juara baru,” cetusnya.

Sahabuddin S.Sos M.Si, Camat Moyo Utara
Sahabuddin S.Sos M.Si, Camat Moyo Utara

Sementara Camat Moyo Hilir, Sahabuddin S.Sos M.Si mengatakan, pacuan kuda adalah tradisi yang harus dilestarikan, di samping ikon budaya juga sangat unik karena menggunakan joki cilik yang mungkin tidak ada di daerah lain. Upaya melestarikan tradisi ini tidak hanya tugas pemerintah namun siapapun bisa berpartisipasi. Karena itu Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi terutama kepada Dr Zulkieflimansyah yang menginisiasi kegiatan yang kini telah menjadi agenda tahunan. Bukan hanya itu, Doktor Zul juga telah menyiapkan arena yang representatif bagi terselenggarannya kegiatan tersebut. Selain itu ucapan terima kasih kepada para penggemar pacuan kuda karena tanpa mereka kegiatan ini tidak akan pernah terlaksana. Karenanya Camat Sahabuddin yang juga Kabag Pemerintahan Setda Sumbawa ini, meminta kepada para peserta dan penonton dapat menjaga suasana aman dan tertib. “Yang bagus silakan dibawa pulang dan syiarkan potensi wisata yang kami miliki ini di daerahnya,” pintanya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD