Bupati Sumbawa Minta Kawal Program PKH

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (28/04/2016)

Bupati Sumbawa melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir Mustafa meminta semua pihak untuk terus mengawal Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program pusat dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan peningkatan kualitas generasi penerus di Kabupaten Sumbawa. Harapan ini disampaikan saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan Tingkat Kabupaten di Wisma Daerah, Kamis (28/4) kemarin.

PKH merupakan program lintas Kementerian dan lembaga. Karena itu, koordinasi dan dukungan instansi terkait sangat diperlukan agar pelaksanaan program ini bisa sesuai dengan tujuan yang ditetapkan PKH akan tetap dilaksanakan mengingat program ini merupakan program yang sangat serius untuk dijalankan. Terlebih lagi jumlah dana yang diberikan kementerian social untuk program ini kepada daerah setiap tahunnya terus bertambah. “Untuk tahun ini saja, mencapai Rp 27,8 miliar,” ungkapnya. Untuk diketahui Rakor PKH ini dihadiri sejumlah dinas terkait seperti BPM-PD, BPJS, Dinas Diknas Sumbawa, Camat se-Kabupaten Sumbawa, dan koordinator pendamping PKH serta koordinator operator.

PKH Disos 1

Para Pendamping PKH foto bersama dengan staf ahli bupati, Kepala Dinas Sosial dan Kabid Ba njamsos
Para Pendamping PKH foto bersama dengan staf ahli bupati, Kepala Dinas Sosial dan Kabid Ba njamsos

Kepala Dinas Sosial, Dr. Ikhsan Safitri, dalam laporannya menyampaikan bahwa program telah ada sejak tahun 2007, sedangkan untuk Kabupaten Sumbawa mulai ada Tahun 2012. Program ini merupakan andalan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan. Berdasarkan data Tahun 2014, angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa sebanyak sekitar 161.000 jiwa. Dari data Kementerian Sosial angka kemiskinan 2015 sebanyak lebih kurang 172.638 jiwa yang menunjukkan terjadi peningkatan sekitar 11.000 jiwa. “Angka ini yang harus kita kurangi bersama, karena komitmen Kementerian Sosial bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 2 persen,” imbuhnya.

Baca Juga  Bantu Masyarakat, Sambirang Salurkan 1000 Paket JPS Berbasis Dapil

Lebih lanjut Doktor Ikhsan mengaku bahwa Program Keluarga Harapan ini sudah dilaksanakan di 24 kecamatan. Dana yang digelontorkan pusat sejak tahun 2012 terus mengalami peningkatan. Untuk 2012 sebesar Rp 3 milyar, 2013 Rp 15 M, 2014 Rp 16 M, meningkat pada Tahun 2015 sebesar Rp 19 M. Dan untuk Tahun 2016 mengalami peningkatan signifikan sebesar 400 persen yaitu Rp 27,8 miliyar.(JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.