TK Shandy Putra Wakili NTB di LSS Nasional

oleh -8 views

SUMBAWA BESAR, SR (28/04/2016)

TK Shandy Putra Sumbawa terpilih mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Taman Kanak–Kanak. Tim penilai lomba yang tiba Kamis (28/4) kemarin disambut pertunjukkan Marching Band serta tarian persembahan yang dibawakan murid TK setempat. Tim penilai ini juga disambut Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Ketua UKS Kabupaten Sumbawa, Camat Sumbawa, dan Kepala Sekolah TK Shandy Putra bertempat di Aula TK Shandy Putra.

H Yahya Adam BA
H Yahya Adam BA

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan H. Yahya Adam BA yang membacakan sambutan Bupati Sumbawa menyampaikan dengan terpilihnya TK Shandy Putra Telkom Sumbawa dalam lomba sekolah sehat mewakili Provinsi NTB selain merupakan jerih payah dari jajaran sekolah, juga tidak lepas dari dukungan orang tua murid, dan masyarakat Sumbawa pada umumnya. Semua mencerminkan betapa pentingnya kebersamaan antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat dalam setiap program pembangunan. Dengan kebersamaan itu, cukup banyak prestasi yang mampu diraih Kabupaten Sumbawa, salah satunya dengan terpilihnya TK Shandy Putra Telkom Sumbawa mewakili Provinsi NTB dalam lomba sekolah sehat di tingkat nasional tahun 2016 untuk tingkat taman kanak-kanak.TK Sandy Putra 1

TK Sandy Putra 3Untuk diketahui, kegiatan LSS dilaksanakan karena memberi manfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat yang dimulai dari dunia pendidikan. Tujuan dari lomba ini adalah untuk memberikan motivasi dan sekaligus penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di masing-masing penyelenggara pendidikan di daerah. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif dan lingkungan yang bersih di sekolah sebagai sarana belajar sehingga menghasilkan anak-anak yang cerdas dan sehat sebagai generasi penerus perjuangan bangsa dan negara. Sejalan dengan itu, upaya mewujudkan generasi yang berkualitas menjadi lebih relevan lagi dalam konteks otonomi daerah, yang antara lain mengamanatkan kemandirian dan kemampuan daerah. Karenanya pengembangan potensi SDM menjadi sangat signifikan dalam rangka mencapai kemajuan daerah. Terkait dengan makna yang melekat pada ungkapan sekolah sehat, Haji Yahya Adam berharap mampu menciptakan keadaan yang dimaksud oleh visi Indonesia sehat, yaitu pada aspek lingkungan dan perilaku. Lingkungan tersebut adalah lingkungan belajar seperti ruang kelas, jamban sekolah, tempat pembuangan sampah dan halaman yang bersih, sehat dan asri. Sedangkan aspek perilaku hidup sehat antara lain meliputi kesehatan mulut dan gigi, berpakaian yang bersih dan rapi, tidak bermewah-mewah, memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan lainnya. “Kami berharap lomba sekolah sehat bisa lebih memotivasi semua pihak dan masyarakat pada umumnya, sehingga benar-benar dapat memberikan kontribusi positif dalam pembinaan dan pengembangan perilaku hidup sehat anak-anak didik dan juga berdampak positif kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Didanai Kemenristekdikti, KKN-PPM UNSA Bangun Ekowisata Bahari