APR Demo Tolak Alfamart dan Indomart di Sumbawa

oleh -29 views

SUMBAWA BESAR, SR (28/04/2016)

Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Ritel (APR) Kabupaten Sumbawa menggelar aksi demo menolak keberadaan Alfamart dan Indomart. Aksi pada Kamis (28/4) siang itu dilakukan di Kantor Bupati Sumbawa berlanjut ke gedung DPRD. Secara bergantian pentolan aksi, Rahim dan Haris, berorasi menuntut pemerintah daerah melalui leading sector terkait mencabut semua ijin swalayan modern tersebut. Pasalnya, keberadaan usaha ini berpotensi mematikan ekonomi usaha kecil. Kian menjamurnya Alfamart dan kini diikuti Indomart, mengindikasikan kurang pekanya pemerintah terhadap nasib pedagang kecil. Secara tidak langsung pemerintah tidak pro rakyat kecil.

Wirawan S.Si MT, Kepala KPPT Sumbawa saat menerima pendemo
Wirawan S.Si MT, Kepala KPPT Sumbawa saat menerima pendemo

Menanggapi aksi damai yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Sumbawa, Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Sumbawa, Wirawan Ahmad S.Si MT, menyebutkan bahwa sampai saat ini terdapat 21 toko Alfamart dan 5 Indomart yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa dan telah memiliki ijin. Dalam memperoleh ijin, usaha swalayan ini harus memenuhi beberapa persyaratan. Di antaranya, keberadaannya harus 200 meter dari pasar. Ada sejumlah Alfamart yang tidak diberikan ijin karena jaraknya kurang dari 200 meter seperti di Blok M Seketeng, Griya Idola dekat Toko Laba-laba Labuan Sumbawa, dan Jalan Cendrawasih. Khusus di jalan ini, jaraknya kurang 8 meter  dari as jalan. Persyaratan lainnya, adalah menandatangani surat perjanjian kemitraan dengan pengusaha local, dan merekrut tenaga kerja local minimal 70 persen. “Persyaratan ini tidak bisa ditawar-tawar. Tidak ada perjanjian kemitraan, tidak ada ijin,” tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Tunjuk 3 Kepala OPD Wujudkan Pabrik Pakan Ternak Tahun Depan  

Untuk Alfamart yang sudah beroperasi lanjut Wirawan, ada dua macam program kemitraannya. Yaitu mengakomodir produk usaha local untuk dijual di tokonya, di samping mereka membina beberapa pedagang. “Sepanjang sejumlah persyaratan ini tidak dipenuhi, hatta satupun persyaratan, jangan harap ada ijin untuk Alfamart dan Indomart,” demikian calon terkuat Kepala Bappeda ini.(JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD