Samota Gagal, Bupati akan Telusuri Ijin Usaha PT Labu

oleh -9 views
Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc

SUMBAWA BESAR, SR (14/04/2016)

Gagalnya kelanjutan jalan Samota yang menjadi dambaan masyarakat, salah satunya karena ada gugatan dari PT Labu (Ladang Arta Buana) yang mempertahankan lahannya agar tidak dilalui. Tentu sikap investor itu membuat pemerintah daerah meradang. Karena itu Pemda akan mengevaluasi kembali soal perijinan investor perkebunan yang kini merambah ke usaha perhotelan tersebut apakah sudah sesuai aturan atau tidak.

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc yang dikonfirmasi di ruang kerjanya kemarin, mengatakan jika sebelumnya lahan itu merupakan kebun jeruk dengan ijin perkebunan. Namun lambat laun berubah menjadi sebuah hotel. Ini yang coba ditelusuri terkait ijin perubahan pemanfaatan lokasi dari kebun menjadi hotel. “Kalau pengusaha besar itu membangun sesuatu yang tak berijin sungguh dia sangat berani dan gegabah. Tapi sepertinya itu tidak mungkin, atau bisa saja terjadi kehilafan. Ketika itu terjadi, maka saya bersama DPRD akan menggempur dia,” tukas Bupati.

Disinggung mengenai gugatan hokum terkait jalan Samota itu, Bupati mengaku sudah pada tingkat Kasasi yang diajukan pengusaha setelah Pemda memenangkan di tingkat peradilan pertama dan kedua. Langkah hukum yang dilakukan pengusaha itu harus dihormati oleh semua pihak, termasuk dirinya sebagai Bupati Sumbawa. Sebab bagaimanapun juga daerah membutuhkan investor. Karena itu Bupati meminta kepada semua pihak untuk menjaga agar persoalan ini tidak berimbas kepada investor-investor lainnya. “Ketika langkah Kasasi ini belum diputuskan, kita berkewajiban untuk menunggu. Dalam masa tunggu inilah yang diperhitungkan oleh teman-teman DPRD. Karena untuk Kasasi menurut analisa mereka (DPRD) tidak 1-2 tahun. Mau bagaimana lagi,” ujar Bupati pasrah.

Baca Juga  Pemda Sumbawa Dinilai Sepelekan Potensi Kelautan dan Perikanan

Lalu bagaimana dengan dana pusat untuk Samota yang ditarik ? Bupati mengaku tidak bisa memberikan jaminan apakah masih akan diberikan pusat. “Ini program nasional tentu ada tenggat waktu yang diberikan. Tentu kami akan terus berupaya,” demikian Bupati. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.