Pembangunan Hotel di Pulau Moyo Tak Diketahui Camat

oleh -2 views
Mess pekerja sebelum dibakar

SUMBAWA BESAR, SR (14/04/2016)

Pembangunan hotel dan pembuatan jalan di Dusun Setema, Desa Labuan Aji Pulau Moyo, Kecamatan Badas, ternyata tidak diketahui pemerintah kecamatan. Sebab kegiatan itu tanpa adanya koordinasi. Pihak kecamatan baru mengetahui setelah adanya aksi sekelompok masyarakat yang membakar bungalow dan mess karyawan, serta merusak alat berat berupa excavator milik investor tersebut. “Terus terang kami tidak tahu ada pembangunan di sana karena tidak ada pemberitahuan atau koordinasi dengan kami selaku pemerintah kecamatan,” kata Camat Badas, Heryanto Diaz saat dikonfirmasi SAMAWAREA di Polres Sumbawa, Kamis (14/4).

Apabila ada koordinasi, ungkap Heri—akrab camat disapa, kemungkinan peristiwa itu kecil kemungkinan terjadi, karena sebelum pembangunan dilakukan, pihak kecamatan akan turun melakukan sosialisasi. Upaya ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap permasalahan yang ada. “Kami hanya tahu setelah mendapat masalah, dan mau tidak mau kami juga yang harus turun tangan untuk menyelesaikannya,” ujar Camat Heri.

Camat Badas, Heri Heryanto Diaz
Camat Badas, Heri Heryanto Diaz

Dari informasi yang dihimpun pihaknya, kasus pembakaran dan pengrusakan itu terjadi karena ada sekelompok masyarakat yang tidak puas terhadap penyelesaian pembayaran tanah yang sempat difasilitasi Komisi I DPRD Sumbawa beberapa waktu yang lalu. Bahkan sekelompok masyarakat yang diduga sebagai pelaku ini mengancam akan membakar Kantor Desa Labuan Aji sebagaimana laporan kepala desa terhadap Camat Badas. “Mendapat laporan ini saya langsung berkoordinasi dengan Kapospol Badas, yang kebetulan di sana ada Babinsa, dan Babhinkamtibmas,” kata Camat Heri. Dan secara tak terduga juga muncul Kapolres Sumbawa. Saat itu Kapolres langsung memerintahkan tim Dalmas bertolak ke Pulau Moyo untuk menetralisir situasi. “Saya juga sudah lapor secara lisan kepada Bapak Bupati,” demikian camat.

Baca Juga  Dituding Ada Korupsi, SMAN 4 Sumbawa Disegel

Seperti diberitakan, sekelompok massa yang berasal dari dua dusun mengamuk, Senin (11/4) lalu. Mereka membakar mess pekerja dan merusak alat berat yang berada di lokasi pembangunan jalan dan hotel. Akibat aksi ini investor mengalami kerugian miliaran rupiah, selain proyek yang direncanakan menjadi terhambat. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Sumbawa dan kini dalam penyelidikan. Pihak kepolisian telah mengantongi identitas para pelaku dan akan ditangkap dalam waktu dekat. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD