Pelaku Pembunuhan Agus Widodo Memakai Cadar

oleh -21 views

SUMBAWA BESAR, SR (06/04/2016)

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK menyebutkan bahwa pelaku pembunuhan Agus Widodo—warga Kampung Mande, Kelurahan Bugis, mengenakan cadar. Hal inilah yang menyulitkan saksi di TKP mengenali wajah pelakunya. Saat itu, beberapa pelaku mendatangi korban yang sedang berada di warung Jalan Yos Sudarso tepat di persimpangan PLN Area Sumbawa. Semuanya dilengkapi senjata tajam. Satu orang sebagai eksekutor langsung menyerang korban.  “Saksi sulit mengenali wajah para pelaku karena mengenakan cadar,” kata Kapolres Muhammad saat dikonfirmasi, Rabu (6/4).

Sejauh ini motif dari kasus pembunuhan itu belum diketahui. Namun menurut informasi dari keluarga korban, bahwa korban sempat berselisih dengan sejumlah pihak. Korban juga sempat mendapatkan ancaman. Namun pihak keluarga tidak mengetahui siapa yang melakukan pengancaman. “Penyelidikan masih terus dilakukan. Sekecil apapun petunjuk akan didalami,” ucap Kapolres.

Seperti diberitakan, Agus Widodo (24) tewas mengenaskan. Warga yang tinggal di Jalan Kerato, Kampung Mande, Kelurahan Bugis ini menemui ajal akibat ditebas pelaku yang belum diketahui identitasnya di sebuah warung kopi depan kantor PLN Area Sumbawa, Minggu (3/4) dinihari sekitar pukul 00.30 Wita. Korban sempat dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk mendapat perawatan medis. Namun luka menganga di sekujur tubuhnya membuat dokter dan para perawat tak mampu berbuat banyak. Kasus ini bermula ketika korban bersama temannya duduk sambil menyeruput kopi di sebuah warung depan kantor PLN Sumbawa. Tanpa diduga datang pelaku dengan parang terhunus langsung menyerang korban. Dalam kondisi tidak siap korban menjadi bulan-bulanan dan tak terhitung parang mendarat di sekujur tubuhnya. Selanjutnya pelaku kabur meninggal korban yang sekarat. Korban sempat dilarikan ke IGD RSUD Sumbawa, tapi jiwanya tak bisa tertolong. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Polisi Temukan Kejanggalan Terbakarnya BB KPH

No More Posts Available.

No more pages to load.