Arpusda Sumbawa akan Direlokasi ke Eks STM 45

oleh -38 views

SUMBAWA BESAR, SR (03/04/2016)

Tahun 2018 mendatang, Arpusda Kabupaten Sumbawa akan direlokasi dan memiliki gedung baru nan megah. Rencananya gedung senilai miliaran rupiah ini akan dibangun di lokasi eks STM 45, Jalan Garuda Sumbawa. Pasalnya lokasi yang ada saat ini dinilai tidak representative lagi.  “Detail Engeenering Detail (DED) nya akan dibuat pada tahun ini, insya Allah bangunannya jadi pada Tahun 2018 mendatang,” kata Kepala Arpusda Sumbawa, H Syahril S.Pd M.Pd kepada SAMAWAREA, kemarin.

Dengan bangunan megah, pelayanan yang prima, dan pengunjung yang meningkat, serta melahirkan beragam edukasi, Haji Syahril—akrab pejabat low profil ini disapa, merasa optimis bahwa Sumbawa hebat dan bermartabat akan terwujud dari Perpustakaan ini. Diakuinya, sudah banyak tokoh Sumbawa yang hebat lahir dari kegemaran membaca. Salah satunya Dr Mala Syarifuddin—doktor pertama di NTB yang menjadi dosen universitas terkemuka di Prancis. Inilah yang menjadi inspirasi agar ke depan muncul Doktor Mala Syarifuddin lainnya. “Kita tidak hanya berbicara kepada masyarakat ayo banyak membaca, tapi perlu ada tindakan nyata bagaimana mendekatkan perpustakaan dengan masyarakat sehingga masyarakat menjadi gemar membaca,” tukasnya.

perpustakaan-1Pihaknya juga akan mengembangkan perpustakaan desa/kelurahan. Hal ini sesuai dengan PP No. 43 dan 47 Tahun 2015 tentang Anggaran Desa. Salah isinya adalah bahwa pembiayaan perpustakaan desa wajib dianggarkan oleh pemerintah desa . “Kita akan cek desa-desa mana yang sudah menganggarkannya,” kata Haji Syahril.

Baca Juga  Reuni Akbar, Alumni Ingin Kembalikan Kejayaan SMK Mercury

Tak hanya anggaran desa, pemerintah daerah (Pemda) juga diwajibkan menganggarkan minimal 5 persen dari APBD untuk pengembangan dan pengelolaan perpustakaan daerah sebagaimana amanat UU No. 43 Tahun 1997. Artinya keberadaan perpustalaan daerah sangat penting dalam rangka menciptakan masyarakat yang cerdas. Karena itu sasaran utama Arpusda selain desa juga sekolah. “Sebab peningkatan mutu, proses maupun output pendidikan di sekolah itu ditentukan seberapa jauh keterlibatan fungsi perpustakaan yang ada di sekolah berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD