PTNNT Dukung Pembangunan Labangka Komplek

oleh -36 views

SUMBAWA BESAR, SR (30/03/2016)

Jika berbicara soal rencana pembangunan Bendungan Labangka Komplek, pasti orang mengaitkannya dengan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT). Meski sudah belasan tahun diusulkan namun hingga kini bendungan yang dianggap mampu meningkatkan kesejahteraan para petani Sumbawa ini, belum juga terealisasi. Alasannya, lokasi pembangunan bendungan itu berada dalam wilayah konsesi PTNNT, tepatnya di Teluk Panas, Kecamatan Lantung. Karena itu muncul tudingan jika perusahaan tambang raksasa tersebut menjadi penghambat pembangunan bendungan yang mampu mengairi ribuan hektar lahan pertanian.  Ternyata tudingan itu salah besar. PTNNT sangat mendukung pembangunan Labangka Komplek.

Seperti yang dikemukakan Zulkarnain Quen—General Supervisor (Gensuv) CSR PTNNT dalam rapat kerja dengan Wakil Ketua DPD RI, Prof Dr Farouk Muhammad yang dihadiri Wakil Bupati Drs H Mahmud Abdullah, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Dr. Drs. A. Rachman Alamudy SH M.Si ,Kepala BWS Nusra I, Ir. Asdin Julaidy MM MT, para pejabat Kementerian PUPR, dan perwakilan Forkopimda serta para kepala SKPD di Lantai I Kantor Bupati, Rabu (30/3). “PTNNT sangat mendukung pembangunan Labangka Komplek,” katanya.

Foto Bersama, Farouk Muhammad diapit Wabup Drs H mahmud Abdullah dan Wakil ketua DPRD Dr. Drs. A Rachman Alamudy SH M.Si dan unsur Forkopimda serta pejabat lainnya
Foto Bersama, Farouk Muhammad diapit Wabup Drs H mahmud Abdullah dan Wakil ketua DPRD Dr. Drs. A Rachman Alamudy SH M.Si dan unsur Forkopimda serta pejabat lainnya termasuk Gensuv CSR PTNNT, Zulkarnain Quen

Dukungan ini dibuktikan dengan pengajuan surat permohonan pelepasan sebagian wilayah konsesi di Teluk Panas yang menjadi rencana lokasi pembangunan Labangka Komplek ke Kementerian ESDM RI. Namun sejauh ini surat tertanggal 30 September 2015 tersebut belum mendapat jawaban. Karena itu ia berharap dukungan semua pihak terutama Senator NTB Prof Farouk untuk mendorong mempercepat adanya tanggapan dari kementerian terkait terhadap permohonan PTNNT. “Sekarang bolanya ada di Kementerian ESDM, kami dukungan semua pihak,” kata Quen—akrab putra asli Sumbawa disapa.

Baca Juga  Hampir Selesai, Jembatan Samota Diresmikan Saat HUT Sumbawa

Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Pembangunan, Lalu Suharmaji ST MT mengakui jika surat permohonan pelepasan sebagian wilayah konsesi di Teluk panas sudah diajukan PTNNT. Perusahaan tambang itu akan melepas sekitar 21 ribu hektar dari 87 ribu luas lahan konsesinya sehingga nantinya akan tersisa sekitar 66 ribu Ha. Ketika surat PTNNT ini direspon Kementerian ESDM, rencana pembangunan Bendungan Labangka Komplek bakal terealisasi. “Labangka Komplek sudah didambakan masyarakat petani khususnya di wilayah Kecamatan Labangka dan sekitarnya. Harapan kami rencana ini bisa terealisasi secepatnya, karena yang menjadi kendala selama ini adalah lokasinya masih berada di dalam wilayah konsesi PTNNT,” tukasnya.

Kepala BWS Nusra I, Ir. Asdin Julaidy, MM, MT
Kepala BWS Nusra I, Ir. Asdin Julaidy, MM, MT

Sementara Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara (Nusra) I, Ir. Asdin Julaidy MM., MT, menyatakan sepanjang masih berada dalam kawasan konsesi PTNNT, Labangka Komplek tidak akan pernah diwujudkan. Namun ada informasi jika PTNNT melepas sebagian wilayah konsesinya sebagai solusi untuk mewujudkan salah satu bendungan terbesar di Pulau Sumbawa. “Kita belum berani melangkah lebih jauh sebelum kami menerima secara jelas dan resmi tentang status lokasi Labangka Komplek yang sudah bukan lagi berada di wilayah konsesi,” demikian Asdin—akrab Ia disapa. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.