Farouk Muhammad Serap Aspirasi Pembangunan di Sumbawa

oleh -12 views

SUMBAWA BESAR, SR (30/03/2016)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Prof. Dr. Farouk Muhammad melakukan rapat kerja dan serap aspirasi di Kabupaten Sumbawa, Rabu (30/3). Kedatangan senator asal NTB yang didampingi sejumlah pejabat tinggi dari Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini disambut Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa, Wakil Ketua DPRD Sumbawa Dr. Drs. A Rachman Alamudy SH. M.Si, dan perwakilan Forkopimda, kepala SKPD, dan staf ahli Bupati.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Drs H Mahmud Abdullah mengatakan kehadiran Wakil Ketua DPD RI ini menjadi pemompa semangat untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang hebat dan bermartabat. Karena itu pertemuan hari ini akan dimaksimalkan dengan dialog-dialog secara langsung, terutama terkait dengan pembangunan jalan transmigrasi di Kecamatan Plampang, pembangunan Bendungan Labangka Komplek dan proyek-proyek PUPR lainnya di Kabupaten Sumbawa.

Wabup Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah menyerahkan usulan program pembangunan kepada Wakil Ketua DPD RI, Prof Dr Farouk Muhammad
Wabup Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah menyerahkan usulan program pembangunan kepada Wakil Ketua DPD RI, Prof Dr Farouk Muhammad

Dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sumbawa, secara subtansial pelaksanaan semua program dan kegiatan yang muncul benar-benar diupayakan mencerminkan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut penting untuk menjamin agar setiap fasilitas yang dibangun pemerintah tidak akan sia-sia karena tidak dimanfaatkan masyarakat. Selanjutnya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Tana Samawa ada tiga prinsip yang menjadi pondasinya. Ketiga prinsip tersebut meliputi prinsip keberlanjutan, sinergitas dan percepatan. Prinsip keberlanjutan bermakna bahwa program-program yang telah diinisiasi oleh pemerintahan sebelumnya akan dilanjutkan. Prinsip keberlanjutan ini bermakna melanjutkan apa yang belum tuntas, memperbaiki yang masih kurang dan mempercepat yang dirasakan masih lambat.

Baca Juga  Soal Penahanan JH, Kapolres: Kita Profesional Aja

Kemudian Prinsip Sinergitas, mengacu pada upaya untuk memadukan segala sumberdaya yang dimiliki untuk mencapai sasaran pembangunan daerah. Sinergitas juga dihajatkan untuk mengintegrasikan program yang akan dilaksanakan dengan program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah pusat dan provinsi. Setidaknya ada dua alasan yang menjadi dasar pentingnya prinsip sinergitas. Alasan pertama, adanya fakta bahwa sampai saat ini Kabupaten Sumbawa masih merupakan daerah tertinggal yang memiliki kapasitas fiskal yang rendah. Karenanya, mutlak diperlukan sinergi dengan pemerintah atasan untuk menuntaskan berbagai permasalahan yang dihadapi. Kedua, pentingnya mensinergikan program daerah dengan program nasional sudah menjadi instruksi pemerintah pusat yang wajib dijalankan daerah.

Selanjutnya Prinsip Akselerasi atau percepatan, tercermin dari kesungguhan Pemda Sumbawa untuk menuntaskan berbagai permasalahan yang menyebabkan Kabupaten Sumbawa menjadi daerah tertinggal. Tentu hal tersebut membutuhkan sentuhan-sentuhan program yang cukup banyak untuk mengejar ketertinggalan dalam membawa masyarakat Sumbawa menuju masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. “Namun kami menyadari dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki daerah ini, tentu dukungan pemerintah pusat sangatlah dibutuhkan. Untuk itu bantuan dari lembaga legislatif seperti DPD-RI sangat besar pengaruhnya dalam menyampaikan aspirasi yang dibutuhkan daerah ini sehingga dapat diakomodir dalam program-program pemerintah pusat,” tandasnya.

Foto Bersama, Farouk Muhammad diapit Wabup Drs H mahmud Abdullah dan Wakil ketua DPRD Dr. Drs. A Rachman Alamudy SH M.Si dan unsur Forkopimda serta pejabat lainnya
Foto Bersama, Farouk Muhammad diapit Wabup Drs H mahmud Abdullah dan Wakil ketua DPRD Dr. Drs. A Rachman Alamudy SH M.Si dan unsur Forkopimda serta pejabat lainnya

Sementara itu Wakil Ketua DPD RI, Prof. Dr. Farouk Muhammad menyatakan kehadirannya untuk mensinergikan aspirasi untuk dibawa ke pusat agar dapat direalisasikan. Secara parsial, perlu dibangun komunikasi apa akan dan sudah yang diusulkan daerah ke pusat, agar dapat disampaikan kepadanya selaku senator asal NTB. “Tolong siapkan usulan akan langsung kami komunikasikan dengan kementerian terkait misalnya pembangunan terminal, perpanjangan runway dan pembangunan beberapa bendungan termasuk Labangka Komplek,” ujarnya. Terlebih lagi kedatangannya didampingi langsung para pejabat PUPR yang mendapat instruksi langsung dari menteri untuk mengakomodir usulan yang kemudian direalisasikan meski dilakukan secara bertahap.

Baca Juga  Sempat Dinonaktifkan, Bawaslu Sumbawa Aktifkan Panwas Kecamatan dan PDK

Ditambahkan Direktur Pembangunan Jalan Kementerian PUPR, Ir Achmad Gani Gazali, bahwa masukan dari Wabup Sumbawa akan segera dibahas. Untuk jalan nasional akan diupayakan pengalokasiannya di APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Sedangkan jalan daerah, ada rencana strategis (Renstra) di Subdin Fasilitas Jalan. Ketika ada permintaan atau usulan ada mekanisme yang harus ditempuh agar dapat dicantumkan dalam program jalan daerah. “Inilah yang kita identifikasi dengan menyerap informasi di daerah untuk dibahas dan diprogramkan,” ungkapnya.

Sementara dalam rapat kerja dan serap aspirasi itu, sejumlah kepala SKPD menyampaikan paparannya. Seperti Kepala BWS Nusra I, Ir. Asdin Julaidy, MM, MT yang mengemukakan program pembangunan bendungan dan jaringan irigasi termasuk permasalahan yang dihadapi di lapangan. Hal senada dijelaskan Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Pembangunan, Lalu Suharmaji K ST MT terutama rencana pembangunan beberapa bendungan di beberapa kecamatan. Selain itu perwakilan PTNNT yang memberikan klarifikasi soal konsesi lahan tambang yang di dalamnya direncanakan pembangunan Bendungan Labangka Komplek. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.