Susun RKPD 2017, Bappeda Gelar Pra Musrenbang

oleh -26 views

SUMBAWA BESAR, SR (17/03/2016)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumbawa menggelar Pra Musrenbang, Rabu (16/3) kemarin. Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah ini dihadiri Wakil Ketua DPRD H. Ilham Mustami S.Ag, para Asisten, staf ahli Bupati, Kepala SKPD, dan camat.

Kepala Bappeda Sumbawa Ir. H. Iskandar Mec. Dev melaporkan bahwa Pra Musrenbang RKPD merupakan salah satu rangkaian dari tahapan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah, sebagai tindak lanjut dari Musrenbang tingkat kecamatan, 29 Februari–10 Maret 2016 lalu. Pra Musrembang ini dilanjutkan dengan pembentukan Forum Gabungan SKPD Bidang Ekonomi pada 14 Maret 2016. Forum tersebut bertujuan menyelaraskan hasil Musrenbang tingkat kecamatan dengan rancangan rencana kerja SKPD. Pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten direncanakan akan digelar pada 23 dan 24 Maret 2016. Kegiatan ini mengusung tema “Pemantapan Pelayanan Publik dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur dalam Mendukung Industrialisasi Produk Unggulan Daerah”. Hal ini mengingat periode pembangunan jangka menengah daerah tahap ketiga dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Sumbawa (2005-2025) mengamanatkan bahwa pada periode ini adalah pengembangan potensi agribisnis. Pengembangan potensi ini ditandai dengan semakin berkembangnya proses produksi di sektor skunder dan tersier yang didukung basis–basis sektor primer untuk menjadi daerah agribisnis yang semakin kokoh, berkembang penciptaan nilai tambah melalui sektor industri, perdagangan dan jasa–jasa lainnya, yang ditunjang oleh ketersediaan infrastruktur pendukung terutama dalam hal aksesibilitas wilayah, komunikasi, informasi, perdagangan dan kelistrikan. “Tema ini juga dipandang selaras dengan isu strategis yang mencakup isu pengurangan angka kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, aksesibilitas dan prasarana wilayah, lingkungan hidup, serta perbaikan layanan publik dan reformasi birokrasi,” ujarnya.

Baca Juga  Percepat Bangun Rumah Korban Gempa, Pemprov NTB Tambah Fasilitator

Selanjutnya Haji Ande sapaan akrabnya, menambahkan, Pra Musrenbang RKPD bertujuan untuk menyepakati prioritas pembangunan daerah, memutakhirkan rancangan awal RKPD Tahun 2017 berdasarkan kesepakatan pada forum gabungan SKPD menjadi rancangan RKPD tahun 2017 serta merumuskan daftar kegiatan yang belum bisa terakomodir dalam rancangan RKPD tahun 2017 beserta alasannya.

Pra Musrembang 2016Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya mengatakan dokumen Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa periode 2016-2020 masih dalam proses penyusunan dan penyelarasan. Namun, bukan berarti tidak memiliki koridor dalam pembahasan pra-musrenbang ini. Meskipun RPJMD belum ditetapkan, namun visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam periode lima tahun kedepan sudah tertuang di dalam rancangan awal RPJMD. “Hanya saja semua itu perlu dilakukan penyelarasan dengan dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang Kabupaten Sumbawa (2005-2025) serta dalam waktu dekat perlu dikonsultasi-publikkan untuk mendapatkan masukan dari semua stakeholders pembangunan, sehingga apa yang ingin diwujudkan dalam dokumen perencanaan jangka panjang dapat selaras dengan yang dirancang dalam RPJMD. Terutama terhadap pengalokasian program dan kegiatan unggulan yang tertuang didalam dokumen visi-misi kami sebagai janji politik yang harus bisa terealisasi dalam lima tahun kedepan,” paparnya.

Artinya, proses perencanaan untuk Tahun 2017 yang dilaksanakan saat ini sudah bisa mengacu kepada visi, misi, tujuan dan sasaran yang tertuang di dalam rancangan awal RPJMD Kabupaten Sumbawa tersebut, dengan tetap memperhatikan rencana pembangunan jangka panjang Kabupaten Sumbawa, rencana jangka menengah provinsi serta rencana jangka menengah nasional.

Baca Juga  Pelayanan LTSP Lumpuh, Disnaker, APJATI dan ASPTAKI Datangi DPRD

Wabup juga menyinggung mengenai forum. Ia berharap melalui forum ini agar strategi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pada berbagai sektor dapat secara terintegrasi diprioritaskan untuk menginisiasi pengembangan industrialisasi produk unggulan daerah beserta penyediaan infrastruktur pendukungnya. Sebab dengan industrialisasi produk unggulan daerah akan memberikan ruang bagi berlangsungnya transformasi kehidupan masyarakat dari proses produksi untuk pemenuhan kebutuhan sendiri ke arah peningkatan mutu dan nilai tambah yang berorientasi pasar, sehingga akan dapat menunjang pengembangan perekonomian baik secara individual, sosial maupun spasial. Untuk dapat mewujudkan semua itu, sesuai dengan kondisi eksisting berbagai sektor di Kabupaten Sumbawa serta visi pembangunan jangka menengah daerah, maka garis besar rancangan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan lebih difokuskan untuk pembangunan pada sektor SDM dan kelembagaannya, perekonomian (terutama penciptaan wirausahawan baru serta inisiasi industrialisasi produk unggulan daerah), pembangunan sosial budaya termasuk di dalamnya pendidikan, kesehatan dan kepariwisataan, pembangunan infrastruktur wilayah, serta pelestarian lingkungan hidup. “Untuk itu tema pembangunan 2017 ini harus dapat menjiwai rancangan prioritas-prioritas tersebut. Semua kegiatan yang sifatnya lokal berskala desa telah menjadi kewenangan dan tanggungjawab pemerintahan desa,” ucapnya.

Melalui forum ini pula tambah Haji Mo—sapaan Wabup diharapkan agar terhadap kegiatan-kegiatan yang akan diusulkan untuk dibiayai melalui APBD Provinsi dan APBN harus pula memperhatikan kebijakan nasional, prioritas dan program-program unggulan pemerintah provinsi, serta cermat dalam melihat dari sisi kewenangan penanganannya, sehingga pada saatnya apa yang diusulkan di Musrenbang tingkat Provinsi dan Musrenbang Nasional akan lebih efektif dan efisien. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD