Kaget Tandatangannya Dipalsukan untuk Jual Beli Tanah

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, SR (12/03/2016)

Ismail Ibrahim (58) warga Kecamatan Badas terpaksa mempolisikan rekannya, HI (60) yang tinggal di Kecamatan Moyo Utara, Jumat (11/3) kemarin. Upaya hokum ini ditempuh karena HI diduga memalsukan tandatangannya atas transaksi jual beli tanah. Padahal Ismail mengaku tidak pernah menandatanganinya.

Dalam laporannya, Ismail menuturkan, kejadiannya Februari 2016 lalu. Ia mengetahui tandatangannya dipalsukan setelah datang ke Kantor Desa Kukin Kecamatan Moyo Utara untuk menemui HI. Sayangnya Ismail selaku pelapor tidak bertemu dengan rekannya tersebut. Namun Ismail menanyakan permasalahan tanahnya kepada staf desa setempat. Menurut staf desa itu, HI sudah mengurus sertifikat tanah tersebut berdasarkan surat jual-beli tanah antara pelapor (Ismail) dan HI. Tentu saja pelapor kaget karena selama ini tidak pernah menjual tanahnya dan tidak pernah menandatangani kwitansi jual-beli.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo, Sabtu (12/3), mengakui adanya laporan dugaan tindak pidana pemalsuan tandatangan tersebut. Untuk memperjelas laporan itu, penanganannya dilimpahkan ke penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) untuk ditindaklanjuti dengan memanggil sejumlah pihak terkait. “Kami baru mendapat keterangan sepihak, rencananya semua yang terkait dengan persoalan ini akan dimintai keterangannya,” demikian Waluyo. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Seorang Dukun Dilaporkan Setubuhi Eks TKW