Reses di ‘Rumah Sendiri’ Kamal Dihujani Aspirasi

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (10/03/2016)

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Kamaluddin ST M.Si dihujani aspirasi saat menggelar kegiatan resesnya di Kelurahan Lempeh, atau di sekitar kediamannya, Rabu (9/3) malam. Warga sangat antusias menyampaikan berbagai persoalan terutama menyangkut kegiatan pembangunan di lingkungan setempat. Misalnya pembangunan trotoar. Menurut warga, kondisi lingkungan terlihat kumuh dan tidak tertata karena sebagian besar masih jalan tanah. Belum lagi trotoar yang ada sudah dalam keadaan rusak. Kemudian penerangan bantaran sungai untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terutama menyangkut keamanan warga, serta perbaikan talud dan pemasangan bronjong. Warga lain, Wahab menyinggung kondisi SDN Lempeh yang perlu dikembangkan karena sudah tidak memenuhi daya tampung siswa. Banyak dari siswa yang tak tertampung terpaksa memilih sekolah lain. Ia meminta agar SDN Lempeh direlokasi ke eks STM 45 Sumbawa yang kini ditempati PDAM.

Kamal reses lagi 1Sementara Ny Nirmalasari–pengurus PAUD Nurfalah meminta dapat difasilitasi pengadaan internet. Selain untuk menunjang keberadaan IT bagi proses pengembangan PAUD, keberadaan internet ini juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.  “Kami juga minta parit di depan RT 02 yang rusak dapat diperbaiki, dan saluran di beberapa RT lainnya ditangani karena terjadi pendangkalan,” timpal Burhan. Selain itu kegiatan usaha untuk pemuda khususnya di Kelurahan Lempeh juga menjadi aspirasi dalam kegiatan reses tersebut.

Terhadap aspirasi tersebut, Kamal—akrab politisi PPP ini disapa, menyanggupinya. Untuk pembangunan trotoar akan disegerakan. Kemudian penerangan bantaran sungai, Kamal mengaku sudah mendapat jatah dua unit solar cell dari propinsi, hasil lobinya dengan Pimpinan Komisi IV DPRD NTB Nurdin Ranggabarani SH MH. Untuk pemasangan bronjong, Kamal mengaku sudah ditangani Syamsul Fikri—anggota DPRD Sumbawa melalui dana aspirasi. Untuk SDN Lempeh, Kamal mengakui jika sudah tidak memenuhi daya tampung. Ini  terlihat dari adanya proses belajar mengajar dalam dua shif yaitu sekolah pagi dan siang. Untuk dilakukan relokasi, masih terkendala ketersediaan lahan. Namun hal ini akan menjadi perencanaan jangka panjang. Untuk pengadaan internet di PAUD, akan direalisasikannya karena di zaman sekarang IT sudah menjadi kebutuhan dalam menunjang segala aktivitas, apalagi dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Selanjutnya soal parit dan saluran yang mengalami pendangkalan, akan segera diatasi berkoordinasi dengan Dinas PU untuk menangani sedimentasi. Sedangkan kegiatan usaha untuk pemuda,  Kamal akan memberikan dukungan penuh, asalkan ada kemauan dan dikelola secara serius. Sebab sudah banyak bantuan serupa di tempat lain tidak bertahan lama, karena tidak dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh dan kerap disalahgunakan.  (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Mo—Novi Perintahkan OPD Tuntaskan 5 Program Jangka Pendek

No More Posts Available.

No more pages to load.