Reses Sukses, Kamaluddin Siap Atasi Banjir di Brang Biji

oleh -7 views

SUMBAWA BESAR, SR (08/03/2016)

Banjir yang melanda Kota Sumbawa khususnya di lingkungan Gang Tambora yang sempat merendam ratusan rumah beberapa waktu lalu, sepertinya tidak akan terulang lagi. Musibah yang dipicu mampet dan dangkalnya saluran drainase di wilayah setempat, telah menemui solusi untuk diatasi. Hal ini setelah Kegiatan Reses yang dilaksanakan Kamaluddin ST M.Si—Wakil Ketua DPRD Sumbawa di Lingkungan RT 01 RW 09 Gang Tambora 1 Kelurahan Brang Biji, Senin (7/3) tadi malam. Menariknya dalam reses itu, politisi PPP yang dikenal santun ini menggandeng Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumbawa sehingga sejumlah aspirasi masyarakat dapat diakomodir untuk segera direalisasikan.

Reses Kamal 2Dalam reses itu, Masuji salah seorang warga mengemukakan jika air yang menggenangi pemukiman saat musim hujan kemarin, berasal dari banjir kiriman dari dataran tinggi Gunung Setia. Air dalam jumlah besar ini diperparah dengan mampet dan dangkalnya saluran drainase. Bukan hanya saluran dan banjir, Suyatno warga lainnya, berharap agar jalan lingkungan setempat di-paving block, dan beberapa jalan alternative dihotmix karena kondisinya sudah cepat rusak dan rusak berat. Dengan kondisi yang ada sekarang, lingkungan terkesan kumuh dan tidak terlihat tertata dengan baik. Aspirasi lainnya disampaikan Sugeng yang mempermasalahkan keberadaan dua tower di komplek Hotel Tambora. Dia meminta agar ijin keberadaan tower yang telah berdiri sejak Tahun 2007 lalu itu dapat ditinjau ulang. Selain adanya dugaan rekayasa data saat meminta persetujuan warga, keberadaan tower dimaksud meresahkan. “Kami was-was saat hujan dan angin. Bahkan peralatan elektronik kami banyak rusak karena berdekatan dengan radiasi tinggi,” kata Sugeng.

Baca Juga  Coblos di TPS 001 Pancor, Gubernur Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

Kondisi itu diperkuat dengan pernyataan Subarjo—Ketua RT setempat. Ia mengaku sangat resah karena tower itu tepat berada di belakang rumahnya atau hanya berjarak 1 meter. Ketika hujan turun dan petir menyambar, mereka yang berada di bagian dapur kesetrum. “Bahkan sejak ada tower itu, istrinya mengalami penyakit jantung. Kami minta ini ditinjau ulang,” pintanya.

Reses Kamal 1Menanggapi hal itu, Kamaluddin ST M.Si mengatakan, pendangkalan saluran drainase yang menjadi salah satu penyebab air meluap dan tergenang di pemukiman akan segera teratasi. Sebab dalam waktu dekat ini, Dinas PU akan melakukan normalisasi dranase dengan mengangkat sedimentasi terutama di sisi Jalan Tambora–Kebayan. “Kami juga sudah meminta PU untuk melakukan analisa terutama terkait banjir kiriman dari Gunung Setia,” kata Kamal yang langsung diiyakan salah seorang pejabat dari Dinas PU.

Kemudian soal pemasangan paving blok dan hotmix jalan, akan diupayakan. Tahun lalu Ia mengaku mengakomodir hotmix jalan di lingkungan Marilonga melalui dana aspirasi. Karena hasil survey Dinas PU, hotmix tidak memungkinkan sehingga jalan itu dilapen. Untuk keinginan warga Brang Biji untuk hotmix jalan dari Masjid Brang Biji hingga komplek rumah potong lama, akan diupayakan dan telah meminta dinas terkait untuk mengeceknya guna estimasi anggaran dan prioritas kegiatan. Selanjutnya soal tower, Kamal menyatakan akan memberikan perhatian serius karena menyangkut keselamatan jiwa warga. Ia nantinya menfasilitasi warga dengan perusahaan pemilik tower melalui Komisi tekhnis di DPRD Sumbawa.

Baca Juga  Refleksi Banjir Bima dan Sumbawa (Salah Pemerintah atau Kurang Sadarnya Masyarakat)

Sementara Arif ST dari dinas PU memastikan jika normalisasi dranase di wilayah Brang Biji akan segera dilaksanakan dalam beberapa hari ini. Hasil penelusuran pihaknya ada beberapa titik krusial di antaranya sudut Toko Dinasti, sepanjang Jalan Kebayan, Jalan Baru, dan saluran irigasi Pungka. Melihat kondisi yang ada pihaknya sedikit menemui kesulitan dalam membersihkan dranase kota karena panjangnya beton jalan masuk ke rumah atau toko milik warga yang hampir menutup saluran dranase yang ada. “Jadi kami meminta warga ketika membangun plat beton mohon jangan terlalu padat,” pintanya.

Hasil pengecekan lainnya terungkap jika talud di sekitar RSUD dan SMAN 1 Sumbawa roboh sehingga air tidak mengalir. “Kita sudah merencanakan untuk dilakukan rehab,” ujarnya, seraya menyatakan bahwa kerjasama dan dukungan masyarakat sangat diharapkan. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.