Dua Minggu Operasi, TNI Amankan 10 Truk Kayu

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, SR (03/03/2016)

Hingga kini sudah 10 truk kayu yang diamankan anggota TNI dari Makodim 1607 Sumbawa dalam operasi yang digelar dalam dua minggu ini menyusul dua truk lagi yang dicegat di wilayah Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir, Rabu (2/3) kemarin. Gencarnya TNI meminimalisir kasus ilegal logging karena prihatin kondisi hutan Sumbawa yang kian rusak, di tengah ketidakmampuan Dinas Kehutanan dalam melaksanakan tugasnya.

Operasi illegal logging ini dipimpin Pasi Opsdim 1607/Sbw Kapten Inf. Triono B. W dan Dan Unit Intel Lettu Inf Zainul Fahri. Saat itu sekitar pukul 16.05 Wita personil TNI mencegat dua unit truk berplat DK 9534 PB yang dikemudikan SK (37) asal Woja Kabupaten Dompu dan bernopol DK 9329 MH yang dikemudikan Turmuzi (30) asal Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Ketika dicek, kedua sopir itu tidak bisa menunjukan dokumen kayu yang diangkut. Diduga kayu yang diangkut masing-masing sebanyak 6,5 kubik ini berasal dari kawasan Olat Rawa yang semakin gundul.

Selanjutnya truk beserta barang bukti ini digelandang ke Makodim Sumbawa untuk diproses lebih lanjut berkoordinasi dengan dinas terkait. “Sejak operasi yang digelar TNI, sudah 10 truk yang kami amankan,” kata Dandim 1607 Sumbawa, Letkol (Inf) Agus Supriyanto, siang tadi. Selama ilegal loging masih terjadi, TNI beserta unsur terkait lainnya akan terus menggelar operasi.

Baca Juga  Rekanan dan Tim Selektor Bansos Sapi Diperiksa Polisi

Dandim mengaku sangat prihatin. Jika dikalkulasikan, dengan jumlah truk saja sudah ratusan kayu yang hilang dari hutan. Kondisi ini sangat berbahaya terutama bagi masa depan anak cucu. Bencana akan datang, dan kekeringan bakal mengancam yang menjadi tanda sebuah malapetaka. “Jadi harus ada tindakan massif sejak dini,” tandasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD